Dukung Swasembada Pangan, Dirjen Tanaman Pangan Targetkan 18 Ribu Hektare Pertanaman Padi di Humbahas

Administrator Administrator
Dukung Swasembada Pangan, Dirjen Tanaman Pangan Targetkan 18 Ribu Hektare Pertanaman Padi di Humbahas
Abed Ritonga
Tinjau lahan

Pollung(Pelita Batak): Mendukung swasembada pangan nasional, Direktorat Jendral Tanaman Pangan RI targetkan 18 hektare pertanaman padi di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Pertanaman padi itu harus sesegera mungkin dilakukan, paling lambat 01 Juli mendatang.


Direktur Jendral (Dirjen) Tanaman Pangan Sumarjo Gatot Irianto kepada wartawan disela penanaman benih padi Gogo di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, akhir pekan lalu mengatakan bahwa daerah Kabupaten Humbahas sangat berpotensi dalam pengembangan tanaman pangan sebab lahan masih luas dan subur dengan air yang berkecukupan. Melalui survei lapangan, untuk Humbahas yang sangat cocok pengembangan tanaman pangan adalah padi, kopi, bawang dan jagung.


"Kita tadi sudah mengelilingi beberapa daerah pertanian di Humbahas. Melalui perbincangan yang singkat dengan petani, panen padi di daerah ini, mayoritas satu kali dalam setahun. Ini sangat memprihatinkan, sebab alam mendukung, lahan subur dan air berkecukupan. Target kita kedepan panen padi itu harus dua kali setahun," ujarnya.


Dia juga menegaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah akan menggenjot tanaman padi gogo dan padi sawah di Humbahas. Pertanaman padi di Humbahas itu harus mencapai 18 ribu hektar. Dan itu harus dimulai awal Juli mendatang. "Saya tadi sudah sampaikan kepada saudara bupati, bahwa target itu tidak main-main. Pertanaman padi untuk 18 ribu hektar harus dimulai awal Juli mendatang. Dan saya akan turun langsung tanggal 01 Juli untuk melihat bukti nyata," tegasnya.


Untuk mendukung pertanaman padi 18 hektar tadi, kata Sumarjo, pihaknya akan menurunkan bantuan, pupuk, benih dan alat mesin pertanian untuk membuka lahan. "Mendukung pengembangan tanaman pangan, saya tadi sudah minta dikirimkan, 10 unit traktor roda empat dan 20 unit traktor roda dua dan saya kira itu sudah cukup untuk membuka lahan sesuai yang kita targetkan. Selain itu, semangat orangnya juga kita bantu. Sebab tanpa semangat, bantuan tadi akan menjadi sampah," imbuhnya.


Pada kesempatan yang sama, bupati Dosmar, saat dimintai tanggapannya atas target Ditjen Tanaman Pangan, mengaku optimis.


Dia juga tidak mengaku berat atas target yang dibebankan Ditjen Tanaman Pangan. "Kita tetap optimis. Kalau kita asumsikan sulit, ya memang sulit tapi terima dulu la. Dan tetap optimis, niscaya target itu akan tercapai," ujarnya.


Dia memaparkan, sesuai data pertanian, bahwa kabupaten Humbahas memiliki 18 ribu Hektar IP-1. Artinya lahan satu kali panen padi dalam satu tahun ada 18 ribu hektar. "Mari kita urus 18 ribu hektar ini dengan baik untuk bisa dua kali panen dalam satu tahun. Jika sudah panen padi, langsung saja kita olah kembali lahannya. Kalau tidak bisa karena masalah air, kita padi gogo kan atau jagung, mengapa kita harus menunggu 6 bulan lagi. Kita manfaatkan saja lahan itu seperti yang disampaikan Dirjen Tanaman Pangan," tandasnya.(Tim)

Komentar
Berita Terkini