Pilkada Medan

Petahana Vs Pemain Baru

Administrator Administrator
Petahana Vs Pemain Baru
IST|Pelita Batak

MENJELANG proses pemilihan kepala daerah Kota Medan, media sosial ramai membicarakan antara calon 'petahana' dengan 'pemain baru'. Pantas dan layak diperdebatkan, karena sampai saat ini, dukungan partai politik mengarah ke kedua calon yang diumbar tersebut.


Masing-masing menguatkan sosok calonnya, tidak sedikit postingan dari para nitizen fanatik mencoba mengungkap kelemahan calon rival idolanya menurut pengetahuannya. Apakah itu menjadi sebuah kenyataan atau fakta? Kita jawab bersama, sebagai warga Kota Medan.


Kontestasi politik yang mengarahkan pertarungan dua sosok, dan tanpa munculnya calon kuat siapa yang akan menjadi pendamping keduanya sebagai calon wakil wali kota. Semuanya masih saling menggosok, meski nitizen sepertinya sudah punya calon nama-nama yang mengerucut untuk masing-masing calon wali kota tersebut. Semuanya tergantung kebijakan partai pengusung.


Opini-opini manis yang dibangun nitizen di media sosial tidak lebih hanya sebagai upaya mengaburkan pilihan para konstituen yang juga pengguna media sosial. Sosok penyiar informasi tentang bakal calon orang nomor satu di Medan itu juga akan cukup berpengaruh. Tidak bisa dipungkiri, pilihan rakyat akan jatuh kepada sosok yang mumpuni. Mumpuni di pikiran dan keseharian warga. Warga melihat dan mengenal sosok-sosok yang ada disekitar tokoh yang dijagokan.


Kota Medan sebagai ibu kota provinsi Sumatera Utara, tentu memiliki magnet tersendiri bagi politisi. Juga memiliki tantangan tersendiri untuk membawa daerah ini ke arah lebih baik sebagai wajah provinsi. Pemimpin yang inovatif sangat dibutuhkan. Untuk mampu mengubah wajah kota yang kini terus berkembang tanpa arah bentuk yang jelas.


Mari warga Medan, kita cerdas mengikuti kontestasi politik yang akan menguras perhatian. Pemilih yang cerdas, akan turut menggali informasi tentang sosok yang akan dipilih, bukan hanya ikut trending di media sosial yang sarat dengan kepentingan oknum-oknum tertentu. Mari cerdas.(redaksi)

Komentar
Berita Terkini