RAT Primkop TKBM Upaya Karya Belawan: 90 % Buruh Telah Miliki Rumah, Sabam Manalu Tegaskan Hak TKBM Harus Dilindungi

Administrator Administrator
RAT Primkop TKBM Upaya Karya Belawan: 90 % Buruh Telah Miliki Rumah, Sabam Manalu Tegaskan Hak TKBM Harus Dilindungi
Ist | Pelita Batak
RAT Primkop TKBM Upaya Karya Belawan: 90 % Buruh Telah Miliki Rumah, Sabam Manalu Tegaskan Hak TKBM Harus Dilindungi

Medan (Pelita Batak):

Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Primkop TKBM) "Upaya Karya" Pelabuhan Utama Belawan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Emeral Garden Hotel, Medan, Senin (29/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi kinerja koperasi sekaligus penyampaian berbagai capaian yang telah dirasakan para anggota.

Ketua Umum Primkop TKBM "Upaya Karya" Pelabuhan Belawan, Sabam P. Manalu, SE., MAP, mengungkapkan bahwa salah satu pencapaian terbesar koperasi adalah keberhasilan menyediakan hunian layak bagi para buruh TKBM. Hingga saat ini, sebanyak 3.928 unit rumah atau sekitat 90 % dari jumlah anggota telah dibangun dan ditempati oleh para buruh melalui program pembiayaan perumahan yang melibatkan berbagai lembaga perbankan.

Menurut Sabam, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan sejumlah bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan perbankan daerah, di antaranya BNI, BTN, BTN Syariah, BRI, serta Bank Sumut. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengembang yang bersedia membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap, yang selama ini dinilai sulit memperoleh akses pembiayaan perumahan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program perumahan buruh. Tidak mudah membangun rumah bagi masyarakat yang penghasilannya tidak tetap, namun berkat kerja sama yang baik, ribuan buruh kini telah memiliki tempat tinggal yang layak," ujar Sabam.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Belawan yang selama ini dinilai konsisten memberikan dukungan, baik dalam penegakan regulasi, membangun kerja sama, maupun dalam penetapan tarif pelayanan kepelabuhanan.

Dalam kesempatan itu, Sabam turut menyinggung persoalan pelayanan bongkar muat kapal Ro-Ro yang belakangan menjadi perhatian berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa Primkop TKBM tidak memiliki keinginan mengambil hak pihak lain, namun meminta agar hak para buruh juga tidak diabaikan.

"Kami tidak punya niat untuk mengambil hak orang. Tetapi hak kami juga jangan tidak diberikan. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara adil dengan mengedepankan aturan yang berlaku," tegasnya.

Rapat Anggota Tahunan tersebut dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya Kabid Lalu Lintas Angkutan Laut (Lala) KSOP Belawan, perwakilan APBMI Sumatera Utara, PT Pelindo, Kepala Dinas Koperasi Kota Medan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, perwakilan perbankan, pengembang perumahan, serta para undangan lainnya.

Melalui RAT Tahun Buku 2025 ini, Primkop TKBM "Upaya Karya" berharap sinergi antara koperasi, pemerintah, operator pelabuhan, dunia perbankan, dan para pemangku kepentingan lainnya semakin kuat guna meningkatkan kesejahteraan buruh bongkar muat serta menjaga iklim usaha kepelabuhanan yang kondusif di Pelabuhan Belawan.(*)

Komentar
Berita Terkini