Merasa Terganggu, Tukang Becak di Medan Marah Minta Video Dirinya di Hapus di Akun Tiktok @lamsiang.hbb

Administrator Administrator
Merasa Terganggu, Tukang Becak di Medan Marah Minta Video Dirinya di Hapus di Akun Tiktok @lamsiang.hbb
IST | PELITA BATAK
Hiras

Medan (Pelita Batak):

Seorang penarik becak di Medan akhirnya buka suara soal video dirinya yang mengaku tidak dapat makan dan uang saat mengikuti kampanye Calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar-Mahfud di Medan minggu lalu.


Terkait video tersebut, Hiras Silitonga salah satu penarik becak yang ada dalam video itu mengaku sangat kecewa dan meminta agar penyebar video di akun tiktok @lamsiang.hbb segera dihapus.

"Tolong kau hapus (video) yang kau viral kan itu kaminya. Ngak tau kami kau viralkan, jadi terganggu kami cari makan. Karena uang 50 ribu kau viral-viralkan kami," kata Hiras kepada awak media, Jumat (2/2/2024) malam.

Hiras juga menceritakan awal pertemuan dirinya dengan pembuat video. Saat itu kata Hiras, ia bersama penarik becak lain sedang melintas di Jalan Sisingamangaraja Medan. Tiba-tiba sebuah mobil putih berhenti dan memanggil mereka.

"Pas kami lewat dipanggil kawan, tonga-tonga dipanggil mobil putih itu kita, berhenti ada pembagian. Terus kami berhenti dan disuruh kumpul. Lalu dibilangnya siapa juru bicaranya ini, tapi kami gak tau di sudah di video," jelasnya.

Ia juga mengaku saat kegiatan kampanye sudah menerima roti dan minum dari koordinator. Begitu juga saat dilokasi acara ia telah menerima bingkisan dari penyelenggara.

Untuk itu, Hiras sangat menyayangkan video tersebut beredar hingga membuat kegaduhan khususnya dikalangan tukang becak.

"Saya meminta maaf saya tidak tau di videokan. Mengapa begitu jahat kali dia termasuk di viral kan. Jangan dimanfaatkan kami orang susah ini," ucapnya.

@kitatidak_baikbaiksaja mereka rakyat kecil, masih saja di ekploitasi, sunggu terlalu, @lam@Lamsiang Sitompul, SH., MH @lamsiang.h88 ? suara asli - NegaraSedang_TidakBaikBaikSaja

Terpisah, saat dikonfirmasi kepada pemilik akun TikTok tersebut, Lamsiang Sitompul mengaku tidak ada niat untuk mendiskritkan siapapun dalam postingan tersebut. "Saat itu, saya mau mengantar teman di daerah SM Raja itu, dan saat mobil saya berhenti saya melihat mereka disana. Saat saya buka kaca mobil, mereka mendekat dan saya tidak tahu ada masalah disana. Memang kamera handpone saya sedang merekam video, dan dalam percakapan tidak ada yang direkayasa," ujarnya.

Menurut Lamsiang, saat itu dia iba melihat para warga yang mengaku sebagai penarik becak ikut kampanye namun tidak mendapat seperti apa yang telah dijanjikan melalui korlapnya. "Kasihan kan, mungkin saja korlapnya yang bermain. Tapi saya tidak ada permasalahkan itu. Saya justru sangat prihatin dengan mereka, jadi agar tidak ada lagi panitia atau korlap yang mempermainkan mereka ke depan, itu saja," ujarnya.

Lamsiang pun menyebutkan, tidak ada maksud lain selain kasihan dan prihatin. "Nggak ada, saya tidak ada niat lain. Bahkan saya tidak ada meminta mereka beralih dukungan ke paslon lain. Hanya karena prihatin," ujarnya.

Kemudian ditegaskan Lamsiang, dirinya juga merasa ada yang janggal dengan tanggapan pihak lain terhadap konten nya itu. "Dan kalau ada yang kurang berterima sampaikan saja baik baik toh kita semua bersaudara dan jangan terkesan menjelekkan saya dan sebelumnya kita sudah mau ketemu tanggal 1 Februari untuk membicarakan itu tapi mereka justru tak datang lalu membuat video yang mendiskreditkan saya," ujarnya. (Rel|TAp)

Komentar
Berita Terkini