Surat Seorang Anak SD kepada BMKG Soal Gempa di Medan yang Terus Berulang

Administrator Administrator
Surat Seorang Anak SD kepada BMKG Soal Gempa di Medan yang Terus Berulang
Ist
Ilustrasi

Medan(Pelita Batak): Seorang anak SD menyurat BMKG terkait dengan gempa yang ada di Medan. Isi suratnya diposting di Facebook, yang antara lain terlihat di timeline seorang guru L Sinaga, Selasa 14 Februari 2017. 

 

Siswa SD ini meminta penjelasan kenapa ada gempa di Medan dengan pusat gempa di Deliserdang, sebab tak ada patahan dan gunung berapi di sana. 

 

Berikut isi lengkap suratnya yang diposting di facebook:

 

Kepada bapak/ ibu BMKG yg terhormat, tolonglah dijelaskan pada kami mengenai gempa yang terjadi di kota Medan belakangan ini. Kenapa bisa ada pusat gempa di dekat deliserdang. Karena guru kami bilang tdk ada patahan dan gunung berapi di deli serdang yg bisa membuat gempa sampai ke medan. Kalau ditanah karo ada, tapi itu jauh dari kotaMedan, begitu kata guru kami. Kami tdk hanya butuh : "pusat gempa dekat barat daya deli serdang, 5,5 skala richter, kedalaman 10 km" tp kami butuh penjelasan yg pasti dan ada apa ini sehingga kota kami belakangan ini diguncang gempa, supaya kami mengerti dan tau apa yg harus dilakukan. Tolonglah pak/bu, mamakku pun sdh kawatir bolak balik dilihatnya lampu gantung kami, kadang malam pun dia jd takut tidur, maklumlah dia tdk tamat SD, jd dia tdk mengerti, yg dia tau gempa sdh menyebabkan penderitaan besar bagi masyarakat aceh dan nias maka diapun ikut kawatir. Tolong ya bpk/ ibu di BMKG. Terimakasih.

 

Dari hasil observasi BBMKG Wilayah I Medan, gempa itu berada pada zona sumber gempa bumi M=5,6 yang terjadi pada 16 Januari 2017.Gempa yang terjadi pada 14 Februari 2017 ditinjau dari kedalaman hiposenternya, merupakan jenis gempa bumi dangkal dan mempunyai mekanisme sesar mendatar.

 

"Gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif lokal. Syukur bahwa kekuatan gempa tidak terlalu besar, sehingga diharapkan tidak sampai menimbulkan kerusakan," kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan Edison Kurniawan di Medan, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 14 Februari 2017.

 

Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Sumatra Utara dan sekitarnya, diimbau tidak terpancing isu mengingat gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

 

Gempa susulan terjadi beberapa kali, seperti pukul 03.49 WIB dengan gempa magnetik berkekuatan 3.8 SR berlokasi di darat, 27 km barat daya Kabupaten Deliserdang.

 

Terakhir gempa magnetik dengan kekuatan 2.9 SR terjadi pada pukul 06.35 WIB dengan lokasi 3,24 LU, 98,44 BT (di darat, 24 km timur laut Kabupaten Karo dengan kedalaman 10 km).(R2)

Komentar
Berita Terkini