Sektor VII HKBP Tanjung Sari Medan Apresiasi Panitia Acara Pesta Gotilon 2019

Administrator Administrator
Sektor VII HKBP Tanjung Sari Medan Apresiasi Panitia Acara Pesta Gotilon 2019
Ist|pelitabatak
Ina Sektor VII HKBP Tanjung Sari Medan berpose di Depan Gereja Setelah Selesai Acara Pesta Gotilon HKBP Tanjung Sari Medan

Medan (Pelita Batak):

Salah satu sektor di HKBP Tanjung Sari Medan yaitu sektor VII mengapresiasi pelaksanaan pesta gotilon HKBP Tanjung Sari Medan pada tahun 2019 ini. Hal itu dikatakan oleh Ketua BPH sektor VII Erianto Pasaribu, S.Si, didampingi oleh Sekretaris Jonson Rajagukguk, S.Sos, SE, MA, bendahara Ny. Rangkuti Br. Parapat, Ny Tambpubolon Br. Tamba, Ny Kevin Rajagukguk Br. Sumbayak dan yang lainnya, Senin, (4/11/2019). 

Erianto Pasaribu yang juga ASN di Pemko Medan ini mengatakan apa yang telah dilakukan oleh panitia adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Kita sangat memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia pesta gotilon dan juga kepada panitia Tahun Puncak Parasinirohaon yang telah memberikan perhatiannya secara serius sehingga acara pesta Gotiln HKBP Tanjung Sari Medan berjalan dengan baik. Kedepan kami dari Sektor VII akan lebih meningkatkan partisiapsi kami sehingga suasana yang lebih bersuka cita bisa terwujud di tengah komunitas jemaat HKBP Tanjung Saru yang sangat mengasihi, tegas Erianto Pasaribu. 

Sebelum pesta Gotilon di mulai terlebih dahulu siraman rohani dilakukan oleh Pdt. Martin Manullang, M.Th, MM yang mengambil nats Alkitab dari Efesus 5: 22-33. Pdt. Martin Manullang dengan tegas mengatakan ketaatan jemaat sangat penting. Dalam menjalani keluarga suami istri harus saling memahami dan taat kepada Allah. Dalam ketaatan inilah kita sebagai jemaat HKBP harus punya semangat untuk berbagi dan hidup berbagi dengan oleh keluarga Kristen merupakan pangggilan Tuhan. 

Pdt. Marin Manullang, M.Th juga mengatakan sebagai orang Batak dan juga jemaat HKBP harus mengerti apa itu makna pesta gotilon itu sendiri. Dalam kamus Batak Toba Indonesia gotilon berarti musim menuai atau masa panen. Gotilon di adopsi dari tradisi Jahudi  akan pesta hari raya pondok daun  atau pesta  pengumpulan hasil panen, tegas Pdt. Martin Manullang lagi. Pesta ini dimaknai sebagai ungkapan syukur atau berkat dan kasih karunia Tuhan yang senantiasa memelihara kehidupan umatNya, tambah Pdt. Martin lagi. 

Jelasnya lagi semua jemaat HKBP Tanjung Sari Medan kata Pdt. Martin Manullang lagi, pesta gotilon adalah tradisi gereja yang sudah lama kita rayakan dan juga sedang kita rayakan hari ini. Saya sangat mengharapkan semua jemaat HKBP Tanjung Sari Medan bisa menjadikan momentum pesta gotilon ini untuk bisa memuliakan nama Tuhan dengan menjadi jemaat yang punya kemampuan spirit dalam berbagi dengan sesama. Kemudian, Saat ini bentuk perayaan pesta gotilon sangat bervariasi sesuai dengan situasi dan konteks jaman, tetapi intinya adalah bagaimana jemaat bisa mengucap Syukur kepada Tuhan bahwa apa yang telah kita terima semuanya adalah berkat dari Tuhan, tegas Pdt. Martin Manullang lagi. 

Sementara Sekretaris BPH Sektor VII Jonson Rajagukguk, S.Sos, SE, MAP yang juga Dosen Tetap Prodi Administrasi Publik FISIP Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan ini dengan tegas mengatakan, kedepan acara pesta gotilon HKBP Tanjung Sari Medan harus lebih khidmad dan meriah dan penuh dengan suka cita. Kita berterima aksih kepada semua jemaat yang menunjukkan militansi dalam ber HKBP, tegas Analis Politik di Sumut ini. Adapun jemaat Sektor VII HKBP Tanjung Sari Medan yang hadir adalah A. Sitompul, ST/ Br. Malau S.Pd, CSt. A. Simanungkalit, Ny. Tambunan/Br. Simanungkalit, St. Simanjuntak, St. R Br. Samoris, St. Br. Sitinjak, Ny. Situmorang Br. Sihombing dan lain sebagainya.(TAp|*)

Komentar
Berita Terkini