Medan (Pelita Batak) :
Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-46 tahun 2017 oleh Gubernur Sumut H Tengku Erry Nuradi membawa kabar baik. Selain banyak mengapresiasi keberhasilan program, juga menjanjikan subsidi kepada Kabupaten dan Kota untuk membuka stand sepanjang tahun di PRSU.
Seperti disampaikan Erry dalam sambutannya, Jumat (17/3/2017), "tahun lalu sudah ditandatangani kerjasama agar paviliun yang ada dibuka setiap hari dalam setahun. Karena sangat sayang kalau tempat yang strategis ini hanya dibuka setahun sekali".
Menurut Erry, mulai tahun depan pihaknya akan memberi subsidi kepada seluruh kabupaten/kota yang ingin buka stand sepanjang tahun. Melalui persetujuan DPRD Sumut, setiap kabupaten akan mendapat subsidi Rp25 juta per bulan atau Rp 300 juta setahun agar bisa pameran produk dan budaya berlangsung setiap hari. "Sehingga apa bila ada tamu yang tidak cukup waktu datang ke seluruh daerah bisa mengunjungi PRSU, selain itu juga menjadi upaya promosi produk daerah," katanya dalam acara yang juga dihadiri Wakilnya Nurhajizah, Sekda Provinsi Hasban Ritonga, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, serta sejumlah bupati/walikota se Sumut. Kabupaten Humbang Hasundutan yang menjadi tuan rumah pembukaan PRSU ini menampilkan kesenian khas daerah.
Kepada Pemkab dan Pemko yang telah memiliki paviliun di area PRSU, Gubsu menghimbau untuk berperan aktif mendukung program open daily PRSU dengan penganggaraan melalui APBD masing-masing. "Pemprov akan mendukung melalui APBD provinsi dengan persetujuan DPRDSU," ujar Gubsu lagi.
Erry juga berharap seluruh kabupaten/ kota dapat miliki paviliun permanen di area. Hanya tinggal dua kab dan satu kota yang belum miliki paviliun di Kepulauan Nias.
Gubernur Erry juga mengapresiasi Penyelenggaraan Inotech Award yang dilaksanakan utuk kedua kali. Perlombaan inovasi teknologi yang memperebutkan piala Gubernur itu diikuti lebih dari 100 peserta dari perguruan tinggi dan SMK. Salah satu karya peserta sudah diaplikasi pada pelaksanaan PRSU yaitu elektronik card sebagai pass masuk arena. "Terimakaasih panita telah tunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan inovasi tepat guna,"katanya.
Ketua Yayasan PRSU Nuzirwan Lubis mengatakan pihaknya berupaya lebih maksimal dan menonjolkan kekayaan budaya sehingga PRSU dapat menjadi deskripsi miniatur Sumut. Dia menyebutkan pada pelaksanaan tahun sebelumnya, PRSU dikunjungi oleh 180 ribu pengunjung. "Diharapkan even PRSU menjadi sarana yang efektif bagi Pemkab dan Pemko untuk mensosialisasikan potensi sumberdaya daerah," katanya.
PRSU dimeriahkan dengan malam pementasan budaya daerah, karnaval kendaraan hias dari kantor Gubsu ke arena prsu. Setiap hari digelar hiburan artis dari Kita Medan dan juga artis ibukota.
PRSU diikuti peserta dari luar provinsi yaitu Jawa Timur dan entrepeneur muda dari Singapura dan Thailand. Selesai acara PRSU dapat buka paviliun sepanjang tahun. PRSU tahun 2017 diikuti 333 peserta, 33 kab kota, 100 bumd, 100 ukm dan 100 kuliner. Dibandingkan tahun lalu menurut Nuzirwan terjadi kenaikan peserta hingga 20 %.
Sementara saat meninjau stand, Gubsu meresmikan paviliun baru milik Kabupaten Hunbanghasundutan. Bupati Humbahas berharap melalui keberadaan paviliun daerahnya bisa semakin dikenal dan dikunjungi wisatawan mancanegara. Dalam kesempatan itu ditampilkan Fragmen kolosal bertajuk Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII yang disutradai oleh Thomson HS.(TAp)