Kapolda Sumut yang Baru Diminta Segera Ubah Kultur Personel Anggotanya

Administrator Administrator
Kapolda Sumut yang Baru Diminta Segera Ubah Kultur Personel Anggotanya
Ist
Tifatul Sembiring

Medan (Pelita Batak): Anggota Komisi III DPR-RI Tifatul Sembiring mengucapkan selamat atas penunjukan Irjen Pol. H. Ricko Amelza Dahniel sebagai Kapolda baru Sumatera Utara, menggantikan Irjen Pol. Raden Budi Winarso, yang memasuki masa pensiun.

 

"Penunjukan sebagai Kapolda tersebut selain merupakan kepercayaan dari Kapolri Tito Karnavian, tentunya juga harus dimaknai sebagai sebuah amanah yang sangat berat dari masyarakat, karena SUMUT selama ini dikenal sebagai 'Daerah Keras', multi-etnik, multi suku dan multi agama, wilayah lintasan ganja dari Aceh, peredaran dan penggunaan narkoba serta akhir-akhir ini diramaikan dengan kasus-kasus begal,"kata Sembiring, dalam siaran persnya, Kamis 13 Oktober 2016.

 

Kapolda secara khusus juga harus memastikan konflik sosial sebagaimana terjadi beberapa waktu yang lalu di Tanjungbalai. Tifatul mendukung agenda yang disampaikan Kapolda yang akan fokus merubah kultur personel di jajaran Polisi Sumatera Utara terhadap praktek-praktek yang koruptif, hedonis dan tindakan kekerasan berlebihan, dan segera memetakan kasus yang rawan terjadi di Sumut, seperti begal, narkoba, korupsi hingga konflik sosial, termasuk dengan pelibatan pengawasan eksternal seperti KPK.

 

Berbagai agenda tersebut merupakan tantangan yang bukan main bagi Kapolda. Tifatul mengingatkan bahwa walaupun Sumut adalah daerah multi, pada dasarnya Sumatera Utara adalah daerah yang memiliki masyarakat dengan karakter dinamis, tenang serta egaliter, dan khas anak Medan yang setia kawan. Oleh karena itu masyarakat Sumut adalah sebuah keluarga besar. 

 

Oleh karena itu, hendaknya Kapolda juga secara proaktif melakukan blusukan ke lapangan atau akar rumput, dan proaktif mendatangi  berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda untuk bersama- sama membahas berbagai persoalan di masyarakat yang berkaitan dengan ranah dan peran serta tanggung jawab polisi dalam mengembangkan langkah dan tindakan strategis dalam suatu agenda bersama yang konkrit. 

 

"Jadi, benar sekali inti agenda Pak Kapolda, membersihkan sapu terlebih dahulu untuk membersihkan rumah. Saya yakin bahwa sebagai lulusan terbaik Akpol dan juga mendapat predikat terbaik pada Sespimpol pada tahun 2002 dan juga gelar doktor di bidang akademik, Bapak Kapolda Insya Allah akan memberikan yang terbaik bagi Sumatera Utara.(Rilis)

Komentar
Berita Terkini