Kampus Serukan Perlawanan Terhadap Intoleransi

Administrator Administrator
Kampus Serukan Perlawanan Terhadap Intoleransi
Ist
Intoleransi
Jakarta (Pelita Batak): Kampus sebagai institusi akademis bertekad  akan menentang dan tidak akan kompromi terhadap kelompok intoleran yang gemar menghakimi perbedaan pendapat dengan beragam stigma SARA.

 

Pernyataan ini menjadi sikap resmi dari Jambore Mahasiswa Indonesia yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur sejak tanggal 4 hingga 6 Febuari 2017. Jambore ini diikuti 3000 Mahasiswa dari 401 kampus di 21 Propinsi.

 

Dalam pernyataan pers yang dibagikan ketua panita Septian (Universitas Muhammadiyah Tangerang) mengatakan, nilai nilai kebenaran dan peradaban dalam sejarah akademis lahir karena adanya perbedaan cara berfikir yang termanifestasi dalam perbedaan pendapat. Dengan demikian, bagi Mahasiswa, meniadakan perbedaan sama halnya dengan membunuh ilmu pengetahuan dan menghancurkan peradaban.

 

"Melawan Isu SARA di sisi lain juga menjadi kewajiban mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda pewaris sah Republik ini. Mahasiswa juga menolak menjadi pewaris  yang mewarisi dendam,  kebencian dan ketamakan elit politik,"jelas Septian.

 

Generasi muda kampus dalam seruannya juga mengingatkan bahwa musuh utama mahasiswa Indonesia bukanlah perbedaan etnis, warna kulit,  agama dan keyakinan. 

 

Musuh mahasiswa dan rakyat hari ini adalah mereka yang mengadu domba rakyat, intoleran, menciptakan konflik horisontal, menyebarkan fitnah dan kebencian serta menghalalkan segala cara untuk berkuasa. 

 

Musuh Rakyat dan Mahasiswa hari ini adalah mereka yang karena keserakahannya memiskinkan Rakyat dengan prilaku yang koruptif, manipulatif dan berlaku nepotis dalam kekuasaan.(R1)

Komentar
Berita Terkini