Ini Data Korban Setiap Desa Akibat Banjir Agara

Administrator Administrator
Ini Data Korban Setiap Desa Akibat Banjir Agara
ist|PelitaBatak

Aceh (Pelita Batak) :

Tim dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) terus memantau kondisi banjir di Aceh Tenggara. Sesuai pantauan hingga, Rabu 912/4/2017) siang air semakin surut dan warga mulai lebih leluasa memilih tempat untuk berlindung.

 

Seperti disampaikan Swangro Lumbanbatu, Koordinator Wilayah I Sumut-NAD GMKI yang berada di lokasi banjir yang berasal dari kaki gunung Leuser itu setidaknya menghantam enam desa.

 

"Sudah berangsur baik, masyarakat berharap tidak ada banjir bandang susulan. Warga sudah mulai membersihkan rumah masing-masing," ujar Swangro.

 

Swangro bersama tim mengumpulkan data rumah yang terdampak sesuai dengan desa masing-masing sebagai berikut :

 

Kecamatan Lawe sigala-gala:

1. Desa Lawe kayun mbelin 45 rumah. 

2. Desa lawe tua makmur 37 rumah. 

3. Desa lawe tua persatuan 18 rumah. 

4. Desa lawe tua gabungan 24 rumah. 

5. Desa lawe kesumpat 56 rumah.

 

Kecamatan Semadam:

1. Desa suka makmur 48 rumah.

 

"Keadaan di lapangan saat masih sangat memprihatinkan karena bantuan sembako dan logistik belum kunjung datang. Padahal masyarakat mulai tadi pagi belum makan apalagi yang rmahnya rusak," ujarnya.

 

Pasokan air bersih untuk dikonsumsi warga juga dibutuhkan. Warga juga membutuhkan perlengkapan berupa alas kaki karena kerikil dari gunung tajam sehingga kerap melukai kaki warga, serta tenda pengungsian.

 

Alat berat yang sudah bekerja sejak siang tadi, jika memungkinkan ditambah agar pengerjaan bekas banjir lebih cepat. "Dari pantauan kami sudah ada dua alat berat yang difokuskan membuka akses jalan," ujarnya.

 

TNI dan Polri turut serta membantu warga pascabanjir. 

 

Swangro mengajak seluruh warga dimanapun berada untuk berdoa, sehingga banjir bandang tidak terjadi lagi. (TAp|SL)

Komentar
Berita Terkini