Rapat BP Geopark Kaldera Toba,

Geopark Kaldera Toba Kembali Diajukan ke Unesco

Administrator Administrator
Geopark Kaldera Toba Kembali Diajukan ke Unesco
TAp|PelitaBatak
Ketua BP GKT Alimin Ginting (kiri) saat memberikan pemaparan tentang progres kegiatan BP-GKT.

Medan (Pelita Batak) :
Ketua Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP GKT), Alimin Ginting mengatakan geopark kaldera toba harus terus berbenah sekaitan dengan rencana pengajuan kembali sebagai Global Geopark Network ke Unesco. Geopark yang dibicarakan selama ini dominan mengenai potensi geopark itu sendiri, namun kini geopark yang dibutuhkan adalah bagaimana lembaga dan pengelolaan kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Alimin dalam pertemuan BP GKT dengan Dewan Pakar GKT Dr RE Nainggolan MM, Willmar E Simanjorang, Gagarin Sembiring, dan BP GKT lainnya diantaranya Ivana Elisabeth Purba, Sahat Simatupang, Ronald Naibaho, Jadi Pane SPd, dan yang lainnya di Gedung Kantor Jurnal Pemerintan, Jumat (28/10/2016).

Alimin menyebutkan, dalam pengajuan dossier ke Unesco, pada November 2016 pihaknya harus sudah selesai penyusunan draf dossier. "Akan ada perampingan jumlah geo site untuk kepentingan lebih fokus pemeliharaan geo site dan lebih terfokus," katanya.

Untuk mengeoperasikan geopark di lapangan, maka ditetapkan 15 geo site tersebut. Ke 15 geo site tersebut tersebar di 7 kabupaten se kawasan Danau Toba. Setiap geo site yang ditentukan akan dibenahi dari seluruh aspek pariwisatanya.

Kawasan Danau Toba juga, lanjutnya, perlu adanya pembinaan terhadap masyarakat dan pelaku wisata di kawasan itu. Jadi, geopark yang akan diusulkan akan lebih kepada pembenahan dan pengembangan SDM.

Ada berbagai hal berkembang dalam rapat tersebut, dimana seluruh anggota BP-GKT memberi masukan dan pendapat. (TAp)

Komentar
Berita Terkini