GMKI-PMKRI-GMNI Sampaikan Komitmen Menjaga Nusantara ke Ketua PBNU

Administrator Administrator
GMKI-PMKRI-GMNI Sampaikan Komitmen Menjaga Nusantara ke Ketua PBNU
Ist|PelitaBatak
Foto bersama dengan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj

Medan (Pelita Batak) :
Pengurus Pusat GMKI, PP PMKRI, dan Presidium GMNI diterima oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj di ruang kerjanya Lt. 3 Gedung PBNU, Selasa (21/3/2017). Said Aqil Siradj menyampaikan bahwa NU telah bekerja keras untuk menjaga Indonesia dengan konsensus-konsensus para pendirinya.

"Islam di Indonesia adalah Islam berbudaya. Islam yang dibangun diatas fundamen kebudayaan Nusantara," ujarnya.

"Saya melarang kader NU untuk ikut demo beberapa waktu lalu (212) agar komitmen kebangsaan tetap terjaga," lanjutnya. Menurut dia apa yang sudah dimulai harus dilanjutkan oleh pemuda mahasiswa, kelompok menengah terdidik (happy selected few). Orang-orang Timur Tengah sekarang datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana Indonesia merawat keragaman dalam suasana rukun dan damai.


Sekretaris Umum PP GMKI, Alan Christian Singkali juga menyampaikan keinginan untuk mengundang KH Said Aqil Siradj pada kegiatan Global Christian Youth Conference di Manado, April mendatang. "Kehadiran KH Said Aqil Siradj nanti di Manado akan memberi efek positif yang akan meng-inspiring tidak hanya pemuda Indonesia tapi juga dari negara lain, dari situlah Islam Nusantara akan diperkenalkan ke seluruh dunia," terangnya.

Kegiatan ini akan dihadiri puluhan delegasi SCM (student christian movement) dari berbagai negara. Hal ini sejalan dengan antusiasme pemuda-pemuda global untuk belajar kerukunan di Indonesia. "GMKI terus berkomitmen untuk merawat kebangsaan bersama elemen-elemen lain yang se-ide dan gagasan. Selain akan berbicara di depan mahasiswa kristen se-dunia, beliau akan didapuk juga berbicara di depan 1000an mahasiswa teologi di Universitas Kristen Indonesia Tomohon," pungkasnya.

Di penghujung tahun lalu juga, GMKI mengajak United Churches of Canada (gereja terbesar di Kanada) untuk bertandang ke PBNU.(TAp|rel)

Komentar
Berita Terkini