Enni Martalena Pasaribu Motivasi Ratusan Siswa SMA Methodist

Administrator Administrator
Enni Martalena Pasaribu Motivasi Ratusan Siswa SMA Methodist
Ist|PelitaBatak
Enni Martalena Pasaribu dari SPAK bersama perwakilan peserta sampaikan salam anti korupsi

Medan (Pelita Batak) :
Enni Martalena Pasaribu, SH, MH selaku Kordinator Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Sumatera Utara (Sumut)  memberikan motivasi kepada sekitar 500 siswa SMA kelas XII, mahasiswa, guru dan dosen di Lingkungan Yayasan Pendidikan GMI Wilayah I, di Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Mothodist Indonesia yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (10-11/2/2017).

Pada kesempatan itu, Enni mengajak para peserta bermain games Majo. Games yang mengajak peserta untuk mengenali dan menyikapi perilaku-perilaku koruptif. Para peserta terlihat menikmati games yang dibawakan Enni yang juga merupakan lawyer ini.


Kegiatan yang ber-tema "Pemahaman Wawasan Kebangsaan untuk Memperkokoh Jati Diri Bangsa" dibuka oleh Gubernur Sumut yang diwakili Saut Aritonang. Juga hadir perwakilan Wali Kota Medan, Dandim, Bishop GMI dan Pembina Forum Komunikasi Kerukunan Bela Negara Prof Robert Sibarani.

Selain Enni Martalena Pasaribu, SH, MH., Fasilitator Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dengan materi 'Nilai-nilai Prilaku Anti Koruptif', juga hadir para pembicara prof. Efendi Napitupulu dengan topik Caracter Building dari Unimed. dan Laksamana Sony SH.MH.

Sebelumnya, dikatakan Enni, SPAK adalah gerakan nasional revolusi mental yg diperani para perempuan dari berbagai kalangan mulai dari ibu rumah tangga, Pegawai swasta, pegawai negeri, Penegak hukum, Mahasiswa dll. Yang dilahirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan AIPJ (Australian Indonesia Patnership Justice) pada April 2014. Saat ini sudah berdiri di 34 provinsi. Harapan kedepan agar generasi penerus bersih dari korupsi punya wawasan kebangsaan.

"Para generasi penerus, menjadi harapan bangsa ini. Jika generasi muda saat ini menanamkan pola hidup tanpa korupsi, ini akan menjadi harapan besar bagi masa depan bangsa," ujarnya.



Untuk itu, Enni berharap, agar kiranya seluruh siswa, mahasiswa, guru dan civitas yayasan pendidikan GMI agar menanamkan hal itu dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. "Harus kita mulai dari diri sendiri, maka akan memberikan pengaruh ke lingkungan sekitar," ujarnya. (TAp)

Komentar
Berita Terkini