Seperti Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, H.Ihwan Ritonga, SE.,MM mengatakan perlunya kesiapan dalam hal keamanan yang esktra terutama di kantor dan gedung milik Instansi pemerintah, dan mall-mall serta tempat keramaian yang ada diKota Medan, sebab, kejadian Bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Kota Medan membuktikan kelengahan penjagaan sehingga bisa kebobolan.
Bukan maksud menyalahkan siapa-sapa, namun penjagaan sudah sepatutnya ditingkatkan. "Apalagi itukan markas kepolisian, bisa pelaku teror menembus penjagaan dengan membawa bom ke dalam, bagaimana dengan gedung-gedung instansi pemerintah dan lainnya yang tidak seketat penjagaan di Markas ke Polisian," ujar Ihwan.
Selain menyayangkan aksi biadap pelaku bom bunuh diri yang nekat tersebut Politikus Partai Gerindra ini juga meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dalang dari peristiwa ini.

Antonius Tumanggor
Politikus lainnya, Antonius Devolis Tumanggor kutuk pelaku tindakan bom bunuh diri tersebut.
Menurut Antonius, tindakan ini sangat tidak terpuji. Maka itu, Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan ini minta pihak kepolisian supaya mengusut tuntas tindakan pelaku.
"Sangat kita sayangkan pengamanan yang tidak maksimal. Di markas pengamanan saja bisa terjadi seperti ini, bagaimana pula di tempat keramaian," sebut Anton diberitakan metroralyat.com.
Ojol Tak Boleh MasukPolrestabes Bandung meningkatkan kewaspadaan imbas bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Tranportasi online akan dibatasi masuk ke dalam markas polisi.
"Pascaledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan dan sekitarnya, memang kita mengingatkan semua untuk senantisa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap siapapun yang memasuki markas komando. Maka kami sudah arahkan kepada seluruh jajaran di tingkat Polres maupun Polsek untuk meningkatkan kewaspadaan," ucap KabagOps Polrestabes Bandung AKBP Widodo di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung.
Salah satu upaya untuk mengantisipasi ialah dengan membatasi masuknya transportasi online ke Mapolrestabes Bandung. Sebab seperti diketahui, pelaku bom bunuh diri di Medan menggunakan jaket ojek online.
"Kemudian untuk mengantisipasi, transportasi online itu kita batasi geraknya agar tidak sembarang bisa masuk ke dalam markas komando," tuturnya.
Widodo mengatakan bagi anggota yang hendak melakukan transaksi pemesanan ojek online baik layanan antar maupun makanan dilakukan di luar pagar Mapolrestabes Bandung.
Peningkatan pengamanan sudah dilakukan di Mapolrestabes Bandung. Sejumlah pintu masuk dijaga ketat personel berompi dan bersenjata lengkap.
Akses masuk sendiri diperkecil. Masyarakat yang hendak masuk ke area Polrestabes Bandung menggunakan satu pintu di gerbang tengah Polrestabes Bandung.
Seperti diketahui, terjadi bom bunuh diri Mapolrestabes Medan pagi tadi. Pelaku disebut berjumlah satu orang dan menggunakan jaket ojek online. Sebanyak 6 orang mengalami luka akibat insiden ini.
Seperti diberitakan, bahwa pada Rabu, 13 November 2019 sekitar pukul 8.45 WIB telah terjadi aksi bom bunuh diri di Kapolrestabes Medan, yang identitas pelaku sudah ditemukan petugas dan dilakukan pengembangan.(MR|dtc|TAp)