Benarkah Guru Urus Naik Pangkat di Taput Kena Pungli Rp 1 Juta?

Administrator Administrator
Benarkah Guru Urus Naik Pangkat di Taput Kena Pungli Rp 1 Juta?
Ist
Pungli
Taput(Pelita Batak): Pemerintah telah membentuk Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli dengan tujuan agar tercipta pemerintahan yang bersih tanpa ada pungutan liar. Bahkan di setiap Kabupaten/Kota telah terbentuk Tim Saber Pungli untuk membersihkan segala kegiatan kutipan.

 

Sayangnya di Kabupaten Tapanuli Utara menurut Ketua Masyarakat Pemerhati Pelaku Korupsi Kolusi Nepotisme (MPPK2N) Hermanto Kepada Pelita Batak,Senin 20 Maret 2017 menyebutkan masih marak terjadi pungli, ada yang terang=terangan dan ada sembunyi-sembunyi. "Sejumlah guru-guru memberitahukan kepada kita  bahwa untuk pengurusan kenaikan pangkat dikutip dana Rp 1 juta per guru dan ditambah ongkos. Ini kerap dilakukan oknum anggota UPT Pendidikan di setiap Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara,"ujarnya.

 

Padahal Kepala DinasPendidikan Tapanuli Utara belum lamai tertangkap OTT. "Oknum pegawai UPT Pendidikan diduga sudah melakukan pungli. Apa tidak ada rasa takut para pejabat atau pegawai ini lagi terhadap hukum, atau kutipan ini sudah dianggap di pemerintahan ini?" gugat Hermanto.

 

Tim Saber Pungli diminta mengawasi pergerakan oknum pegawai kecamatan yang berurusan ke dinas. Sebab hal ini kerap selalu kesempatan untuk menerima uang dari para pegawai kecamatan yang berurusan ke dinas,seperti halnya pengurusan kenaikan pangkat,pembuatan KTP dan KK serta Akte lahir.

 

Seorang tenaga pengajar (guru) yang tidak mau namanya dipubikasi karena takut akan dimutasai menyebutkan inisial oknum yang memungut uang untuk pengurusan naik pangkat. Sayangnya, dia hanya memberi tak banyak informasi dan meminta wartawan melakukan investigasi.

 

Kepala Bidang Tenaga Pendidik (Tendik) Dinas Pendidikan Taput Budiman Simatupang, saat dikonfirmasi menegaskan tidak ada kata "kutipan"dalam hal pengurusan apapun di Dinas Pendidikan ini. Äpabila ada, mala itu terjadi tanpa sepengetahuan kita,dan kita akan tindak siapa pelakunya,dan bahkan kita laporkan,"tegasnya.(FH)

Komentar
Berita Terkini