Becak Wisata Sidimpuan Diduga Proyek Orang Dekat Oknum Kadis

Administrator Administrator
Becak Wisata Sidimpuan Diduga Proyek Orang Dekat Oknum Kadis
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
Becak Wisata Sidimpuan Diduga Proyek Orang Dekat Oknum Kadis

Padangsidimpuan (Pelita Batak) : 

Becak wisata Sidimpuan hingga kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Pasalnya, keberadaan becak wisata tersebut dinilai tidak mempengaruhi perekonomian masyarakat bahkan cenderung terkesan hanya menjadi proyek yang memboroskan anggaran pendapatan belanja daerah (apbd) kota Padangsidimpuan tahun 2021.

Sesuai data yang diperoleh Pelita Batak Com, untuk pengadaan becak wisata Sidimpuan dialokasikan anggaran pada Dinas Pariwisata sebesar Rp.195.000.000 yang dilaksanakan melalui penyedia dengan metode penunjukan langsung dengan uraian pekerjaan berupa pengecatan, aksesoris dan pemasangan stiker becak wisata.

Dengan hal tersebut, maka kegiatan itu menjadi ranah pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana diatur diantaranya oleh Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 Jo Perpres nomor 12 tahun 2021. 

Namun anehnya, hingga peluncuran 19 unit dari 100 unit becak wisata di halaman kantor walikota Padangsidimpuan beberapa waktu lalu, pemenang penunjukan langsung program becak wisata tersebut belum ada diumumkan di LPSE Kota Padangsidimpuan.

Sinyalemen yang berkembang ketertutupan informasi pemenang PL tersebut kuat dugaan akibat hubungan kedekatan penyedia dengan oknum Kadis Pariwisata, hingga mengesampingkan transparansi anggaran maupun rambu rambu  mekanisme pengadaan barang  dan jasa pemerintah.

Hingga saat ini, tidak diketahui pasti nama dan alamat perusahaan pelaksana proyek becak wisata, volume pekerjaan, nilai kontrak yang ditanda tangani dan masa waktu pekerjaan.

"Jangan dulu, bicara mutu pekerjaan, proses penunjukan langsung nya saja kuat dugaan tidak melalui proses sesuai mekanisme. Khusus untuk pengumuman pemenang penunjukan langsung. Saya rasa itu sudah kewajiban pemerintah, kementerian saja melakukan pengumuman itu. Apalagi lah setingkat dinas kabupaten atau kota."pungkas aktifis Febrian di Padangsidimpuan, Selasa 20 April 2021.

Ia mengatakan sangat sepakat dengan upaya pemko Padangsidimpuan untuk menanggulangi perekonomian masyarakat akibat pandemi Covid 19, namun demikian diharapkan kajian yang benar benar matang dan tepat sasaran sehingga tidak sia sia.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padangsidimpuan Ali Hotman ketika akan dikonfirmasi perihal tersebut, tidak berhasil dijumpai diruang kerjanya. "Pak kadis, baru saja keluar."ujar staf perempuan diruang ajudan kadis, walau saat itu terlihat waktu masih  jam kerja sekira pukul.11.10 WIB, Selasa (20/4).(STR)

Komentar
Berita Terkini