2.200 Rumah Telah Dibangun untuk Buruh TKBM Pelabuhan Belawan

Karyawan TKBM Belum Gajian
Administrator Administrator
2.200 Rumah Telah Dibangun untuk Buruh TKBM Pelabuhan Belawan
Ist|PelitaBatak
Inilah lokasi perumahan buruh TKBM Pelabuhan Belawan yang pembangunannya sedang berjalan, dan sebelah kanan sebahagian rumah sudah siap dan akan dilakukan akad kredit.

Medan (Pelita Batak) :
Sebanyak 2.200 unit rumah yang diperuntukkan untuk 3.500 buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan telah dibangun. Pembangunan ini kerjasama pengurus Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Medan dan developer. Sisanya sebanyak 1.300 unit, yang alokasi dana pembangunannya sudah disiapkan pengurus TKBM serta rencana pembangunannya dimulai Oktober 2016 hingga Tahun 2017.

Branch Manager PT BTN (Persero) Tbk Cabang Medan, Selamat didampingi stafnya Devian Sahlul kepada wartawan di kantornya, Selasa (8/11/2016) mengatakan, pembangunan rumah yang diperuntukkan bagi buruh TKBM itu dilaksanakan dalam 8 tahap yang dimulai sejak tahun 2007.

Perumahan yang sudah dibangun yakni di Sei Mati, Griya Martubung-2, Griya Martubung-3, Pematang Johar ,dan saat ini dalam tahap pembangunan di 3 lokasi Desa Lama Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, sebanyak 286 unit.

Menurut Selamat, dari 2.200-an unit rumah yang sudah terbangun itu, sekitar 300-an unit pembayarannya sudah  lunas dan sisanya dalam tahap pelunasan oleh pengurus  Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan.

"Dan KPR Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan tetap lancar, tidak pernah ada masalah. Jika pun ada masalah mungkin mulai bulan Oktober inilah, karena pengurus Koperasi TKBM saat ini bermasalah dengan hukum," sebut Selamat dan Devian Sahlul.

Sebelumnya Kepala Syahbandar Pelabuhan Belawan, Capt Karolus Sengadji  mengatakan bangga dengan KoperasiTKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan, karena dari seluruh pelabuhan yang ada di Indonesia, hanya Koperasi  TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan yang sudah membuat perumahan bagi anggotanya,

Dikatakan Selamat dan Devian Sahlul,  seluruh rumah buruh TKBM tersebut akan bersertifikat atas nama anggota Koperasi TKBM, pengurus koperasi hanya menandatangani akad kredit dan pembayaran angsuran KPR langsung dilakukan pengurus Koperasi TKBM, bukan dibayar buruh.

"Rencana awal pembangunan rumah untuk seluruh buruh KBM yang jumlahnya 3.500, hanya saat ini tinggal sekitar 1.300 unit yang belum terbangun yang walaupun rencana pembangunan yang 1.300 unit itu sudah direncanakan pembangunannya sejak Oktober dan diharapkan selesai di tahun 2017”, sebut Selamat.

Seperti diketahui, saat ini pengurus Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan sedang bermasalah dengan hukum. Karyawan Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan pun hingga kemarin belum gajian karena menurut pengurus Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan, polisi  menyita uang dari brankas  kantor Koperasi TKBM saat penggeledahan dan penangkapan pengurus dan karyawan TKBM 1 Nopember lalu.

Dan hingga Senin lalu, aktivitas di kantor Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan belum berjalan, karena kantor tersebut masih disegel, sehingga karyawan belum gajian. Karenanya karyawan berharap perhatian instansi terkait, khususnya Pemko Medan serta DPRD Medan dan Sumut. (TAp)
 

Komentar
Berita Terkini