Resensi Buku : Encounters With The USA

Administrator Administrator
Resensi Buku : Encounters With The USA
Ist | Pelita Batak

Judul : Encounters With The USA

Penerjemah : Toenggoel P. Siagian

Ukuran : 17 x 24 cm

Tebal : xxxiv + 404 hal

Kertas : Bookpaper 72gr

Cover : AC 260gr (4/0)

Penerbit : PT Suara Harapan Bersama Jakarta

Cetakan pertama 2025

=====================================

Puisi Indonesia Tentang AS

Oleh: Enderson Tambunan

SEBUAH buku antologi puisi karya penyair-penyair Indonesia yang berkisah tentang beragam tempat dan orang di Amerika Serikat terbit belum lama ini.

Sebanyak 224 puisi dari 36 penyair dan pengarang terkemuka Indonesia dihimpun dalam buku berjudul "Encounters with the USA" yang diterbitkan oleh PT Suara Harapan Bersama (PSH) Jakarta. Puisi-puisi ini diseleksi dan diterjemahkan oleh Toenggoel P. Siagian. Ia sudah menerjemahkan banyak buku dari bahasa Inggris dan bahasa Belanda ke bahasa Indonesia dan juga menulis buku.

Untuk karya penerbitan buku ini, penulis disokong oleh editor, Mildred I. E. Wagemann, Ph.D dan Kathryn Tsai, Ph.D. Sedang desain sampul dan tata letak ditangani oleh Nortbert Randhy G.

Ini buku yang didesain bagus dan konsisten. Diawali dengan judul puisi dalam bahasa Injonesia, baru judul terjemahan, nama penyair, serta isi puisi dalam bahasa Inggris. Dari 224 puisi, hanya tiga yang bukan terjemahan, tapi aslinya dalam bahasa Inggris

Penyusunan nama penyair dalam buku ini alfabetis. Diawali dengan nama penyair Abdul Hadi WM dan yang terakhir Toety Herati. Pada bagian akhir buku disuguhkan catatan singkat tentang setiap penyair. Lewat catatan ini pandangan pembaca akan terbuka perihal perjumpaan sang penyair dengan Amerika Serikat. Pun catatan singkat ini menyegarkan ingatan tentang para penyair yang pada masanya sungguh produktif.

Baik kita sebut satu per satau nama penyair di buku ini: Abdul Hadi W.M., Afrizal Mana, Agus Hernawan, Ajip Rosidi, Andi Analta Amir, Andre Harjana, Arief Bagus Prasetyo, Asep Sambodja, Bakdi Soemanto, Dami N. Toda, Darmanto Jatman, Dwiarti Mardjono, Eka Budianta, Gunawan Mohamad, Herdi Srs, Ikranagara, dan Kuntowijoyo.

Kemudian: Kurnia Effendi, Leon Agusta, Linus Suryadi, Made Wianta, Mochtar Pabottingi, Nicodemus Lulu Kana, Nirwan Dewanto, Rachmat Mulyono Sastra Senjaya Karana, Rendra, Sapardi Djoko Damono, Sides Sudyarto DS,, Sitor Situmorang, Soebagio Sastrowardoyo, Surachman R.M. Sutrisno Martoatmojo, Taufiq Ismail, Todung Mulya Lubis, Toenggoel P. Siagian, dan Toeti Heraty.

Kita petik beberapa judul puisi dalam bahasa Indonesia yang masuk dalam antologi ini. Puisi "Lanskap 1971, Untuk Angela Davis" (Addul Hadi W.M.), "Opera Sabun New York" (Agus Hernawan), "Soneta dari Manhattan" (Ajip Rosidi), "Ingin Pulang" (Andi Analta Amier), "Niagara Falls" (Andre Harjana), "Sepatu Buat Bush" (Asep Sambodja), "Natal Putih" (Bakdi Soemanto), "Melintasi Atlantik" (Darmanto Jatman), "Catatan Hollywood" (Eka Budianta).

Kemudian puisi "Portret Taman Untuk Allen Ginsberg" (Gunawan Mohamad), "Downtown Honolulu" (Ikranegara), "New Haven" (Kuntowijoyo), "Kepada Ny. Hillary Vlinton" (Kurnia Effendi), "Pagi Musim Gugur I" (Leon Agusta), "Central Park" (Linus Suryadi), “Lapangan Terbang Honolulu” (Made Wianta), “Surat Kepada Seorang Hipi” (Mochtar Pabottingi), “Blues” (Nirwan Dewanto), “Blues Untuk Bonnie” (Rendra), “Taman Jepang Honolulu” (Sapardi Djoko Damono), “Genesis Negeri Robert Frost” (Sitor Situmorang), “Manusia Pertama Di Angkasa Luar” (Soebagio Sastrowardoyo), “Kepadamu Niagara” (Surachman R.M.), “Adakah Suara Cemara” (Taufiq Ismail), “Miss Saigon” (Todung Mulya Lubis), “Wisconsin Seasons” (Toenggoel P. Siagian), dan “New York I Love You” (Toeti Heraty).

Mengapa harus 224 puisi dari 36 penyair? Tentu banyak jawabannya dari figur yang mengumpulkan dan menerjemahkannya. Dan kisah di balik penerbitan buku antologi puisi ini adalah sebuah rangkaian panjang, sebagaimana dapat dibaca dalam kata pengantar. Pun yang pasti, kehadiran antologi puisi dalam bahasa Inggris ini menambah kekayaan kesusasteraan kita. ***

Penulis adalah wartawan senior yang sejak tahun 1970-an menulis puisi dan cerita pendek. Ia juga editor dan kontributor tulisan di beragam buku. Belum lama ini, dia menerbitkan buku “Sirpang Opat, Memoar dan Puisi Pilihan”.

Komentar
Berita Terkini