Wah....NIDJI Hidupkan Kembali Disco Lazy Time

Administrator Administrator
Wah....NIDJI Hidupkan Kembali Disco Lazy Time
Ist
Nidji

Medan (Pelita Batak): This is disco laziest time, I want you, I need you, This is disco laziest time, I want you, I need you...

Sepuluh tahun lalu, lagu tersebut pernah begitu populer. Merajai tangga lalu nasional dan dinyanyikan tiap orang mulai dari sudut jalan hingga panggung konser besar. Seolah lagu ini menjadi lagu wajib anak muda pada jamannya. Lagu ini juga menjadi salah satu lagu dalam album 'Breakthru' yang mengantar NIDJI meniti jalan menjadi band besar di Indonesia.

Sepuluh tahun berlalu, Disco Lazy Time tetap memiliki daya magisnya sendiri. Panggung konser selalu berubah menjadi lantai dansa tiap kali NIDJI membawakan lagu ini. Dan tahun ini, NIDJI 'menghidupkan' kembali Disco Lazy Time dengan merekam ulang lagu tersebut dalam format Live Version.

"Disco Lazy Time termasuk lagu yang kalau boleh dibilang everlasting song dari NIDJI, karena tiap dibawain selalu heboh sambutannya. Makanya kita coba rekam ulang dalam bentuk berbeda, Live Version plus ada kolaborasi bersama Young Lex." ucap Rama menjelaskan alasan Disco Lazy Time diremake.

"Kenapa Young Lex? Karena kita butuh sesuatu yang berbeda dan baru, makanya kita coba masukin unsur rap. Awalnya Young Lex cuma buat liriknya, gue yang nge-rap tapi ternyata jelek, akhirnya yaudah Young Lex aja deh sekalian yang nge-rap." jelas Giring sambil tertawa.

Proses yang cukup cepat disebut Giring mempermudah pengerjaan lagu ini. "Semuanya serba cepat, pembuat musiknya, recording, bahkan kita sudah buat video klipnya waktu itu di Jogjakarta"

"Setelah beberapa waktu lalu kita buat perayaan #10TahunAlbumBreakthru, lalu merilis ulang album Breakthru ke dalam bentuk vinyl, sekarang kita merekam ulang beberapa lagu di album tersebut. Harapannya agar lagu-lagu lama NIDJI tersebut semakin panjang umurnya, semakin abadi di telinga Nidjiholic." ucap Rama menambahkan.

Merilis Disco Lazy Time dalam bentuk Live Version adalah upaya NIDJI untuk terus membuat lagu-lagunya senantiasa akrab di telinga penggemar lama dan memperkenalkannya ke penggemar baru. Sebuah cara untuk 'menghidupkan' kembali sebuah karya dan menjaganya agar tidak pernah mati.(R2)

Komentar
Berita Terkini