HKBP Padangsidimpuan Adakan Malam Tali Kasih di HKBP Tebet

Administrator Administrator
HKBP Padangsidimpuan Adakan Malam Tali Kasih di HKBP Tebet
Dok
Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA foto bersama dengan Panitia Malam Tali Asih pembangunan HKBP Padang Sidempuan

Jakarta (Pelita Batak):

Gereja HKBP Resort Padangsidimpuan mengadakan malam tali kasih dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan HKBP Padangsidimpuan yang dihadiri oleh Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata, di Gereja HKBP Tebet, Jakarta, Jumat 27 Mei 2016.

Malam tali kasih yang dimotori oleh Punguan Dos Ni Roha Padangsidimpuan Sejabodetabek ini mengambil tema: "Ale Jahowa, huhaholongi do hajongjongan ni bagasMu dohot hasonggopan ni hamuliaonMu" (Psalmen 26: 8). Acara dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Resort HKBP Tebet, Pdt Ramlan Hutahaean.

Usai ibadah, dalam arahannya, Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata, MA, mengajak semua yang hadir, khususnya warga HKBP asal Padangsidimpuan, untuk membantu pembangunan HKBP Padangsidimpuan yang telah berusia 142 tahun ini.

“Teologi Kristen mengajarkan kepada kita bahwa tak perlu kaya dulu baru bisa memberi. Namun berilah dengan sukacita,” tegas dia.

Apalagi yang mendesak akan dibangun, kata Willem, adalah pembangunan fasilitas kegiatan anak-anak sekolah Minggu, remaja dan naposobulung HKBP Padangsidimpuan yang merupakan masa depan gereja. “Ingat, masa depan gereja dan juga bangsa ini tergantung bagaimana kita mendidik anak-anak kita saat ini,” ujar dia.

Willem menerangkan HKBP Padangsidimpuan memang ada fasilitas gedung bagi anak-anak namun dekat pinggiran sungai yang saat ini mengalami erosi. ”Kita takut pinggiran sungai semakin terkikis habis karena itu perlu dikontruksikan kembali gedung tersebut,” urai dia.

“Terlebih lagi, secara historis Padangsidimpuan merupakan pintu gerbang kekristenan di Tapanuli Utara,” pungkas dia.

Hal senada dikatakan Pendeta Resort HKBP Padangsidimpuan, Pdt Rudi Simaremare, yang mengatakan pentingnya pembangunan fisik HKBP Padangsidimpuan yang merupakan gerbang Injil di Tapanuli Utara ini. Terutama pembangunan fasiilitas gedung bagi kegiatan anak-anak sekolah minggu, remaja dan naposobulung.

Hingga kini, menurut Rudi, mereka masih menggunakan lima rumah jemaat untuk kegiatan ibadah anak-anak. Karena itu, sebulan sekali diadakan Minggu ceria di gereja bagi anak-anak agar mereka saling mengenal satu sama lain.

Ia juga menjelaskan fasilitas gedung bagi anak-anak memang sudah ada 12 tahun silam namun seiring waktu fisiknya tidak memadai lagi.

Rudi memaparkan panitia yang baru dibentuk dua bulan lalu ini mempunyai target pencarian dana khusus untuk pembangunan fasilitas anak-anak sekolah minggu dan naposo pada malam tali kasih di HKBP Tebet ini sebesar Rp. 500 juta. Sementara total dana untuk pembangunan gereja HKBP Padangsidimpuan yang telah memiliki jemaat 407 KK ini memerlukan dana Rp. 2,7 Milyar.

“Kami masih perlu melakukan malam tali kasih ini dibeberapa kota lainnya agar kebutuhan dana pembangunan dapat tertutupi,” kata dia.

“Kami juga berbahagia ternyata warga Jemaat HBKP Tebet dan punguan Padangsidimpuan di Jakarta memberikan sumbangsihnya agar pembangunan gereja ini bisa dibangkitkan kembali,” tandas dia.

Pada malam itu juga terkumpul dana Rp. 209.800.000,-.(PB1)

Komentar
Berita Terkini