Medan (Pelita Batak):
Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXXVII dan meresmikan 296 lulusan dari tiga program studi. Prosesi ini digelar bersamaan dengan Wisuda Bersama 10 Politeknik dan Akademi Komunitas Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebagai bagian dari langkah nasional memperkuat suplai SDM vokasi yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja.

Pelaksanaan Wisuda Bersama Kemenperin berpusat di Politeknik AKA Bogor yang diikuti secara daring oleh Politeknik Kemenperin lainnya. Sementara itu, pelaksanaan wisuda PTKI Medan berlangsung di Auditorium PTKI Medan dengan dihadiri jajaran pimpinan industri mitra, perwakilan satuan kerja Kemenperin wilayah Medan, pengurus ikatan alumni, sivitas akademika, serta orang tua wisudawan.
Melalui penyelenggaran Wisuda serentak Politeknik dan Akademi Komunitas Tahun 2025, Kemenperin mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul. Sebanyak 2.993 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan vokasi resmi dikukuhkan kelulusannya, bersamaan dengan pengukuhan dua Guru Besar baru yang diharapkan memperkuat peran riset dan inovasi dalam pembangunan industri nasional.
Dalam laporannya,Direktur PTKI Medan Dr. Poltak Evencus Hutajulu, MT menyampaikan bahwa 296 lulusan yang diwisuda terdiri dari 102 lulusan Teknik Kimia, 112 lulusan Teknik Mekanika, dan 82 lulusan Agribisnis Kelapa Sawit. Ia juga menjelaskan bahwa tingkat penyerapan lulusan hingga November 2025 mencapai 61,7%, sementara lulusan lainnya masih mengikuti tahapan seleksi di berbagai industri.
“Kami optimistis bahwa dalam dua hingga tiga bulan ke depan, angka serapan lulusan dapat meningkat hingga 91,5%. Hal ini dapat dicapai karena dukungan dan arahan dari Bapak Kepala Badan untuk dapat meningkatkan kerjasama kelembagaan dengan mitra dunia usaha dan industri,” ujar Direktur PTKI Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur turut memberikan apresiasi kepada para wisudawan atas semangat dan ketekunan dalam menyelesaikan pendidikan, serta menyampaikan penghargaan kepada seluruh dosen atas dedikasi dalam proses pembelajaran. Ia juga menyampaikan pesan untuk menjaga reputasi almamater serta mendorong alumni agar berbagi pengalaman dengan generasi berikutnya.
“Melalui ikatan alumni PTKI Medan, pada saat yang tepat nanti, almamater berharap agar para alumni bersedia membagikan pengalaman baik dari dunia kerja ataupun sebagai pelaku wirausaha agar saudara memberi manfaat kepada kampus ini khususnya bagi adik-adik kelas,” jelasnya.
Kepada para orang tua, Direktur mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kampus. “Kepada orang tua atau keluarga wisudawan, kami mengucapkan selamat atas keberhasilan putra putrinya dan terima kasih telah mempercayakan Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan sebagai tempat pendidikan putra putrinya, kami menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama proses pendidikan PTKI Medan,” tambahnya.
Sebanyak 269 lulusan (85,13%) juga memperoleh Sertifikat Kompetensi BNSP melalui LSP-P1 PTKI Medan. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa mayoritas lulusan telah memenuhi standar kompetensi industri yang berlaku secara nasional. Pencapaian tersebut turut diperkuat oleh penerapan kurikulum dual system 3-2-1, pengembangan teaching factory, serta program magang industri, yang menjadi keunggulan PTKI Medan dalam mempersiapkan lulusan siap kerja.
Pelaksanaan Wisuda Bersama Politeknik Kemenperin 2025 mencerminkan komitmen kuat Kementerian Perindustrian dalam menghadirkan tenaga vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Melalui BPSDMI, Kemenperin terus memperkuat ekosistem vokasi melalui jaringan 13 Politeknik dan Akademi Komunitas. Seluruh Politeknik ini memiliki spesialisasi pendidikan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor industri secara langsung.(*)