WARUNG Internet atau sering disingkat Warnet di Kota Padangsidimpuan kini semakin ngelana ditengah rencana Pemerintah Kota Padangsidimpuan menerbitkan Peraturan "jam malam warnet" hingga pukul 22.00 Wib.
Ntah angin apa yang terbersit hingga ide pembatasan waktu yang menurut saya itu kebijakan yang tidak populis dan humanis.
Pada, keberadaan usaha warnet boleh dikategori merupakan usaha kecil menengah masyarakat yang turut juga membuka lapangan kerja serta sedikit banyaknya turut andil dalam mencerdaskan anak bangsa dan ketertinggalan perkembangan informasi.
Mengingat masuknya usaha warnet di Padangsidimpuan diperkirakan sekitar tahun 1999 yaitu warnet yang berada di salah satu ruangan kantor Pos Padangsidimpuan saat ini.
Sebagai satu satunya warnet di Padangsidimpuan dengan menggunakan jaringan wasantara.net menjadi lokasi kunjungan para wartawan media cetak dan pelajar.
Saat itu saya menjadi wartawan Radar Nauli (Jawa Pos Group) masih buta tehnologi informasi, bahkan komputer pun tak punya.
syurkur saja ada warnet, disana lah aku belajar otodidak untuk menguasai tehnologi yang terbilang masih langka saat itu di Kota Padangsidimpuan.
Pengguna warnet saat itu umumnya kalangan media cetak dan pelajar yang juga ingin belajar menggunakan tehnologi informasi atau kadang hanya sekedar utak atik komputer, karena memang komputer masih barang langka.
Tidak sedikit, pengunjung warnet itu terinspirasi untuk mencari ilmu ditengah ketidak mampuan untuk membeli perangkat komputer tetapi memiliki keinginan yang kuat untuk pintar.
Tidak siang, tidak malam hingga dini hari masih banyak penggiat warnet yang berkunjung, ada yang chatting mengenal dunia maya, ada yang mengerjakan PR dan mem-print tugas sekolah maupun kantor ataupun untuk kebutuhan lainnya.
Seiring waktu, usaha usaha warnet pun mulai berkembang bahkan hingga hampir dapat ditemui di seluruh penjuru kota.
Namun dekade itu terbilang tak cukup lama, karena tergerus dengan kehadiran HP android yang boleh dikatakan layaknya komputer yang dapat dibawa bawa untuk mengerjakan tugas atau sekedar mencari ilmu dan hiburan.
Saat ini keberadaan warnet pun sudah terbilang sepi dan akan semakin sepi dengan adanya ditentukan batas operasionalnya hingga pukul 22.00 Wib, betapa makin sepi nya mereka, ibarat jatuh ditimpa tangga pula.
Tapi saya punya saran mereka ganti usaha dari Warnet jadi Tempat Hiburan Malam, Mumpung masih bisa 24 Jam.***