Senandung seorang ibu, dengan lagu diatas, ketika menemani anak tercinta, ditempat tidur,sambil megnelus kepala dan badannya.. Membawanya keperaduan dengan sangat tenang dan lama lama tertidur pulas, sampai pagi. Seorang ibu yang bijak, perlu tahu saat jelang tidur si anak memerlukan dekapan kasih sayangnya, sebab saat itu semua waktu dan kondisi akan dihabiskan ditempat tidurnya. Dengan harapan, sianak boleh tidur dengan cukup baik dan berkualitas dengan penuh kasih sayang. Tentu, ditutup dengan doa malam oleh sang ibu.
Hubungan anak dan orang tua, terlebih ibu sangatlah penting diperhatikan. Anak bagaikan kertas putih, jika hendak mau kita tuliskan apa sianak ini bisa saja seperti menuliskan kertas yang masih putih bersih. Oleh karena itu, berikanlah didikan kasih sayang, terlebih mereka disaat malam hari menjelang tidur.
Orang tua saya, walau tidak selalu dilaksanakan, memberikan cerita-cerita kepada kita menjelang tidur. Terlebih jika susah untuk melelapkan mata, maka cerita itu sangat menolong kami waktu kecil. Cerita tentu cerita lucu dan memerlukan hayalan akan tokoh yang diceritakan. Misalnya cerita Kancil yang pintar dan banyak akal.
Kancil yang penuh akal bulus, hendak menyeberang sungai. Tapi tak mungkin jika melompat karena kakinya kecil. Sang kancil, berteriak kepada sang buaya akan adanya tantangan kepada buaya yang merasa jagoan disungai itu. Bahwa ada lawan mereka, tapi sebelum berperang, buaya harus dihitung berapa ekor. Disuruhlah buaya berbaris di sungai, lalu sang Kancil menghitung dengan cara melompat dari punggung yang satu ke punggung lainnya. Begitu seterusnya sampai Kancil sampai diseberang. Begitu di seberang, dia ketawa karena berhasil menipu sang Buaya, dimana sesungguhnya tak ada musuh.
Kancil yang jatuh di lobang, dia melolong dari bawah didenar rusa. Sang kancil muncul akal bulus juga, minta agar rusa melompat ke bawah, dengan menghitung tingginya lobang itu. Janji akan diberikan makanan buat rusa. Begitu rusa berlompatan, sang kancil naik ke punggung dan melompak keluar. Begitu diluar, dia hanya mengucapkan selamat buak rusa yang gantian terjebak.
Banyak lagi cerita buat anak anak kita, tentu kita hindari ceria yang serem-serem, sebab akan membuat mereka ketakutan ketika tidur sendiri. Pilih lah cerita yang lucu, lucu, membuat mereka nyaman untuk bisa tidur nyenyak.
Anak yang penuh kasih sayang dari orang tua, akan menjadi tumbuh dengan pikiran yang pintar, kreatif dan mampu untuk menerima pelajaran disekolah. Anakkon hido hamoraon diau. Anak itulah kekayaan yang paling berharga bagi kita sebagai orang tua. (Surabaya, tanggal 05 Feberuari 2017. Pkl. 10.30 WIB, Ronsen LM Pasaribu)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified