Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati

Oleh : Djalan Sihombing,SH
Administrator Administrator
Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati
Ist|pelitabatak
Djalan Sihombing, SH

KITA tidak tahu apakah orang yang ketemu terkonfirmasi covid-19. Tidak tahu apakah sudah menggunakan masker standar secara benar..

Kita sering mengatakan tidak perlu salaman, tetapi ketika menerima atau memberikan sesuatu lupa cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Misalnya, pinjam pulpen atau benda lainnya.

Kita tidak tahu apakah pakaian kena Covid-19, ketika tiba di rumah, lupa menyimpan pakaian tersebut di tempat khusus. Usahakan jangan langsung duduk di kursi atau dekat keluarga di rumah sebelum mandi. Covid-19 bisa saja menempel di kursi. Kemudian keluarga lainnya pegang atau duduk di kursi yang sudah ada Covid-19.

Jangan lupa cuci tangan sebelum masuk rumah atau kantor, atau pegang gagang pintu. Tidak ada yang tahu apakah di tangan atau gagang itu ada Covid-19.

Kita tidak tahu di rambut ada Covid-19. Rambut jangan langsung diguyur agar Covid-19 tidak turun dan masuk ke mata, hidung, atau mulut. Sebaiknya basahi rambut pelan-pelan dengan sedikit air kemudian pakai sampo minimal 30 detik.

Ada yang bilang, tidak keluar rumah, tapi kena juga. Adakah menerima pesanan dari luar?

Kita sering menerima pesanan dari luar, tetapi tidak tahu apakah ada Covid-19 di pesanan tersebut. Lupa mencuci tangan bahkan langsung membuka pesanan. Apabila pesanan itu makanan, lebih baik dipanaskan dulu agar  aman dikonsumsi.  

Pesanan perlu disimpan dulu di tempat tertentu selama beberapa waktu agar virus kering.

Bila sering keluar rumah karena kepentingan yang sangat penting atau bekerja, usahakan Prokes di rumah. Hal ini penting agar seisi rumah lebih aman dari Covid-19. Saat ini cluster keluarga  banyak. Bahkan ada yang semua anggota keluarga terkonfirmasi. Ini terjadi karena penerapan prokes di rumah jarang dilakukan.

Bila ada dua atau lebih orang dalam satu mobil, seharusnya semua pakai masker. Jangan lengah, masker melindungi penumpang lainnya. Saling melindungi.

Semakin banyak orang terkonfirmasi, maka semakin banyak Covid-19 bertebaran. Potensi terkena semakin tinggi. Apalagi orang dengan mobilitas tinggi. Semakin banyak bertemu orang, semakin tinggi kemungkinan terkena.

Usaha kita adalah mencegah atau mengurangi potensi/risiko terkena. Kita melawan benda yang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Bila benda itu kelihatan, tentu mudah menghindar.

Jangan takut yang berlebihan (phobia). Hiduplah dengan kebiasaan baru dan taat dengan aturan-aturan pencegahan.

Harus tahu dan sadar bahwa imun setiap orang berbeda melawan virus. Ada imun kuat dan lemah. Harus sadar, bila ada penyakit penyerta. Untuk itu, kita harus taat dan sadar pentingnya 5 M. Lebih baik mencegah  daripada kita mengobati penyakit. Biaya pengobatan jauh lebih besar daripada mencegah.*

Jaticempaka, 02 Juli 2021

Djalan Sihombing

Komentar
Berita Terkini