Terbukti hingga saat ini, dari 16 pusat kesehatan masyarakat (puskemas), baru satu unit puskesmas yang telah terakreditasi yaitu Puskesmas Batangtoru yang diketahui dibangun dan difasilitasi PT Agincourt Resources selaku pengelola tambang emas Martabe.
Plt. Kadis Kesehatan Tapsel Marasaud kepada wartawan, Sabtu 14 April 2018 mengatakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Kesehatan daerah itu memprogramkan seluruh 16 Puskesmas di daerah itu memeroleh akreditasi.
"Program kita selambatnya 2019 seluruh puskesmas sudah terakreditasi," ujarnya.
Untuk Tahun Anggaran 2018 sepuluh 10 dari enam belas 16 jumlah puskesmas di 14 Kecamatan se Tapanuli Selatan dapat memperoleh akreditasi.
Marasaud menjelaskan saat ini baru satu 1 puskesmas di Tapanuli Selatan yaitu Puskesmas Batangtoru yang terakreditasi (akreditasi dasar).
Sedang dua puskesamas yaitu puskesmas Pintu Padang di Kecamatan Batang Angkola dan puskesmas Danau Marsabut di Kecamatan Sipirok sudah mendapat kunjungan tim surveyor.
"Mudah - mudahan kedua puskesmas Pintu Padang - Danau Marsabut ini juga memeroleh akreditasi yang hasinya diketahui paling lambat Mei 2018," sebutnya.
Menurut Marasaud sejumlah keuntungan akan di dapat apabila Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) telah memperoleh akreditasi dibanding yang tidak terakreditasi, antara lain mempermudah masuknya bantuan (dana-peralatan) pemerintah pusat maupun provinsi.
"Dengan berbagai bantuan yang masuk otomatis pelayanan Puskesmas yang sudah terakreditasi tersebut akan semakin meningkat, baik dari sisi manajemen maupun pelayanan medis/para medis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),"ujarnya.
Selain itu untuk klaim dana-dana kapitasi (seperti jasa BPJS) kemungkinan terancam juga di alihkan apabila puskesmas belum memperoleh akreditasi.(Saut Togi Ritonga)