Tingkat Kehadiran Pegawai Disdukcapil Kota Padangsidimpuan Mengecewakan

Administrator Administrator
Tingkat Kehadiran Pegawai Disdukcapil Kota Padangsidimpuan Mengecewakan
Saut Togi Ritonga | Pelitabatak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Walau disuguhi dana APBD sebesar Rp.144.340.000 dalam rangka pelayanan penerapan elektronik Kartu Tanda Penduduk namun tidak menjadi jaminan adanya pelayanan yang baik dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padangsidimpuan  dalam melayani kebutuhan masyarakat untuk memperoleh KTP  Elektronik.

Faktor kedekatan, kekuasaan serta pelicin diduga masih dominan sebagai penentu warga untuk memperoleh KTP elektronik, masyarakat awam umumnya hanya memperoleh surat keterangan (Suket) sebagai bukti perekaman yang masa berlakunya terbatas, dan tidak diketahui kapan Suket tersebut menjadi KTP  elektronik dengan alasan blanko kosong.

Kuat dugaan sejumlah oknum memainkan peran keadaan blanko kosong ini untuk mengeruk keuntungan pribadi ketika blanko ada hanya mencetak yang sudah "jelas" tanpa memperhatikan daftar  antrian yang ada.

Selain persoalan untuk mendapatkan KTP elektronik, tingkat kehadiran pegawai baik ASN maupun honorer di Kantor Disdukcapil Kota Padangsidimpuan juga sangat mengecewakan.

Terbukti, saat inspeksi mendadak (Sidak) Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH, Senin (14/1) menemukan tingkat kehadiran pegawai Disdukcapil sangat minim sehingga cukup membuat Walikota Irsan Efendi tampak kecewa sebab sebagai salah satu dinas yang banyak pelayanan masyarakatnya Dinas Dukcapil dituntut berkontribusi maksimal dalam meningkatkan birokrasi di Pemerintahan Kota Padangsidimpuan. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini