Dalam melakukan penilaian tahap ketiga ini, Marwanto mengungkapkan ada 2 materi penilaian yang dilakukan. Pertama, penilaian lapangan yang meliputi sarana angkutan umum, prasarana, lalu-lintas dan pelayanang masyarakat. Sedangkan yang kedua ungkapnya, komitmen daerah yang meliputi perencanaan, pendanaan, kelembagaan, SDM dan kehadiran.
Setelah melakukan penilaian kondisi sarana dan pengemudi angkutan umum dalam trayek(mobil penumpang), Marwanto mengaku sudah lumayan baik. Hanya saja perlu dilakukan perbaikan seperti melengkapi papan trayek dan daftar tarif serta penggunaan kaca film yang sesuai dengan aturan.
Kemudian Marwanto juga menyoroti masih banyaknya becak bermotor yang beroperasi di jalan-jalan protokol. Meski pun kondisi becak bermotor (betor) sudah cukup baik dan menajdi kearifan lokal namun dia menyarankan agar betor dioperasikan di tempat-tempat khusus, sebab satu betor dinilai sama dengan 1 unit mobil.
"Selain itu kita pun minta agar rambu-rambu jalan diperjelas diperjelas. Sudah itu kita menemukan ada taman yang hampir menghabiskan trotoar untuk pejalan jalan kaki. Lalu adanya tonggak besi di atas trotoar dan kondisi permukaan trotoar yang tidak landai dan cukup tinggi dari permukaan jalan sehingga membuat pengguna jalan enggan melaluinya," ungkapnya.
Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar nasution MSi mengatakan, Pemko Medan sangat serius dalam pembenahan masalah perlalu-lintasan. Selain melakukan perbaikan infrastruktur jalan, juga terus menambah rambu-rambu lalu-lintas dan memberikan pendidikan berlalulintas yang baik kepada masyarakat. "Insya Allah pembangunan pedestarian tahap I dan II selesai kita lakukan tahun ini," papar Akhyar.
Selanjutnya bilang Akhyar, Pemko Medan pun terus berupaya keras mengurai kemacetan yang terjadi saat ini. Sebab, jika persoalan kemacetan tidak ditangani secara serius, diprediksi akan terjadi stagnan di Kota Medan pada 2014. Untuk itu Akhyar minta dukungan penuh dari Kemenhub, salah satunya dengan menambah jumlah bus massal .
Sedangkan Kadishub Kota Medan, Renward Parapat mengatakan akan segera menindaklanjuti apa yang menjadi temuan tim dari Kemenhub tersebut. Terkait dengan temuan trotoar jalan, Renward mengatakan konsep trotoar ke depan di Kota Medan seperti di Jalan Diponegoro. Kini pembangunannya memasuki tahap kedua mulai Jalan Kartini, Imam Bonjol, KH Zainul Arifin (sampai Sun Plaza), Jalan Diponegoro sampai Jalan Sudirman (Taman beringin) dan Jalan Raden Saleh.
"Semua trotoar itu akan diperbaiki tahun ini oleh Dinas Bina Marga Kota Medan dan sebagain tengah dalam pengerjaan," jelas Renward. (TAp)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified