Sejak 1976 Peragi Telah Dukung Program Pertanian Indonesia

Administrator Administrator
Sejak 1976 Peragi Telah Dukung Program Pertanian Indonesia
IST|pelitabatak

Medan (Pelita Batak):

Ketua Umum Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) Pusat, H Muhammad Syakir MS diwakili Kabid Penelitian dan Pengembangan, Prama Yufdy, mengatakan Peragi memiliki potensi besar membangun pertanian modern di Indonesia.

Seperti meningkatkan produktivitas dan daya saing ditingkat global untuk kesejahteraan petani yang menggantungkan hidupnya pada bidang pertanian. Hal itu dikatakan M Syakir saat melantik pengurus Peragi Komisariat Daerah Sumatera Utara periode 2018-2021 di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (9/5/2018).

"Sejak berdirinya 1976, Peragi telah berperan dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Peragi terus mendorong anggota saling bersinergi antara peneliti, pengembangan dan pengguna inovasi-inovasi teknologi pertanian bidang agronomi," katanya

Ia mengatakan, dirinya dibantu sejumlah tim terus bekerja keras menggerakkan potensi yang ada di Peragi tersebut. Sebab, teknologi bidang agronomi berperan penting dalam penyediaan bahan pangan yang cukup untuk penduduk Indonesia maupun untuk ekspor.

Syakir yang kini menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian itu mengungkapkan, berbagai pengetahuan diperlukan untuk mendapatkan teknologi, bagaimana agar tanaman tumbuh baik dengan produktivitas dan kualitas tinggi.

"Para penggiat bidang agronomi juga mengambil peran dan tampil ke depan untuk turut serta menyelesaikan masalah-masalah besar pertanian nasional yang sangat menentukan kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara," ucapnya. 

Ketua Peragi Komda Sumut, Edison Purba, yang juga Ketua, Profesor Ilmu Gulma Fakultas Pertanian USU, usai dilantik mengharapkan, semua potensi yang bergerak di bidang agronomi bisa disatukan membangun pertanian di Sumut.

"Peragi adalah organisasi profesi yang didalamnya ada akademisi, peneliti, praktisi, birokrat dan swasta, sehingga saling tukar informasi semakin bagus," katanya.

Dia juga mengatakan, dengan potensi yang dimiliki tersebut, Peragi berperan memberikan masukan-masukan kepada pemerintah terkait kebijakan-kebijakan pertanian. Misalnya, mengembangkan varietas-varietas unggul dan melindungi varietas lokal.

"Harapannya, Peragi ke depan semakin bergaung melalui kegiatan-kegiatan yang bisa membantu pemerintah mengembangkan pertanian di Sumut. Dalam waktu dekat kami akan merumuskan program kerja ke depan," katanya.

Pada kesempatan itu turut dilantik pengurus Peragi Komda Sumut lainnya di antaranya Dr Khadijah, yang juga Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara dan Sekretaris Dr Ir Noverita Situmorang MP. Peragi Sumut merupakan Komda ke-15 yang telah dikukuhkan sejak periode kepengurusan 2016-2019. 

Sebelumnya telah dikukuhkan Komda Kalimantan Selatan, Bengkulu, Maluku, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Banten, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur dan Bali. 

Pelantikan yang turut dihadiri anggota DPD RI, Parlindungan Purba tersebut, dirangkai dengan workshop percepatan pendaftaran varietas lokal sumber daya genetik Sumatera Utara yang dihadiri perwakilan dari 31 kabupaten/kota di Sumatera Utara. (**)

Komentar
Berita Terkini