Pesta Syukuran Revitalisasi Tugu Ompu Tuan Situmorang Adakan Pangelaran Seni dan Budaya

Administrator Administrator
Pesta Syukuran Revitalisasi Tugu Ompu Tuan Situmorang Adakan Pangelaran Seni dan Budaya
ist|pelitabatak
Ketua Umum Panitia Edwin P Situmorang SH,MH dan yang lainnya melakukan kunjungan ke tugu Ompu Tuan Situmorang saat dalam tahap pengerjaan.
Medan (Pelita Batak):
Parsadaan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna (PSSAB) akan menggelar pesta syukuran Revitalisasi Tugu Ompu Tuan Situmorang di Desa Parsaoran Urat, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir pada tanggal 13-15 September 2019. Acara akan dibuka denga bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis dilanjutkan dengan Pagelaran Seni Dan Budaya Situmorang Sipitu Ama yang terbuka untuk umum.

Perhelatan akbar ini ditargetkan disaksikan dua ribu warga yang merupakan keturunan Ompu Tuan Situmorang dan wisatawan yang sedang berada di pulau Samosir. Disebut Pagelaran Seni Dan Budaya Situmorang Sipitu Ama, dikarenakan yang akan dipertunjukkan adalah karya seni keturunan Ompu Tuan Situmorang seperti lagu ciptaan Nahum Situmorang, Buttora Situmorang, kemudian puisi karya Sitor Situmorang dan berbagai karya seni yang merupakan bagian kekayaan keturunan Ompu Tuan Situmorang.


Ketua Umum PSSAB Ir JB Siringoringo bersama Ketua Umum Paniti Revitalisasi Edwin P Situmorang,SH,MH, Sekretaris PSSAB St Drs Jonter Situmorang,STh saat melakukan peninjauan pengerjaan revitalisasi tugu beberapa waktu lalu


"Juga akan dilakukan drama kolosal tentang sejarah perjalanan Ompu Tuan Situmorang hingga generasi yang ada saat ini yang berasal dari Samosir," ujar Ketua Umum Pesta Revitaliasi Tugu Ompu Tuan Situmorang Edwin P. Situmorang,SH.,MH saat memberikan keterangan pers kepada media bersama Ketua Umum DPP PSSAB Indonesia Ir.JB Siringoringo, Sekretaris Umum St Drs Jonter Situmorang,STh dan wakil bendahara Drs Edward Sihombing di Medan, Selasa (27/8/2019).

Marga Situmorang menjadi satu diantara marga Batak terbesar dilihat dari jumlah keturunan yang berasal dari Pulau Samosir dan tersebar hingga diseluruh penjuru dunia. Selain itu, Situmorang menjadi marga yang memiliki banyak talenta di bidang seni dan budaya, mulai dari komposer, pencipta lagu, penyair dan berbagai talenta lainnya. "Ini harus kita pelihara dan kembangkan, menjadi kekayaan PSSAB ke depan," ujar mantan Jamintel Kejagung RI ini.

Dijelaskan, rangkaian Pagelaran Seni dan Budaya ini bekerjasama dengan Pekab Samosir, denga harapan menjadikan salah satu ivent yang dapat disuguhkan untuk wisatawan di kawasan tersebut. Untuk itu, pihaknya berharap kegiatan ini akan bisa terlaksana setiap tahunnya di lokasi tersebut.

Dijelaskan Edwin, pesta syukuran ini dilaksanakan atas terlaksananya revitalisasi tahap pertama untuk tugu Ompu Tuan Situmorang. "Kenapa tidak kita sebut pemugaan atau renovasi? Kita harapkan ke depan, tugu ini bukan lagi tugu yang hanya ditunjukkan dengan fisik. Melainkan menjadi tugu yang hidup, terlebih dalam upaya mendukung program pemerintah yang menggalakkan pariwisata di kawasan Danau Toba khususnya Samosir," ujarnya.



Seluruh keturunan Ompu Tuan Situmorang yang tergabung dalam wadah PSSAB, bertekad untuk menjadikan tugu dan kawasannnya menjadi objek vital. Atau dengan kata lain menjadi salah satu tujuan wisatawan di Pulau Samosir.

Dengan dukungan kegiatan ini, akan mendongkrak prosisi Samosir menjadi tujuan wisatawan menuju Bali baru sebagaimana program pemerintahan Jokowi.

Sebab, setelah revitalisasi tahap pertama ini, akan dilanjutkan dengan tahap kedua yang difokuskan kepada pembangunan kawasan tugu menjadi taman budaya. Tahapan akan  terus berlanjut. Pembahasan program tahap kedua, akan dibahas PSSAB di musyawarah besar yang dijadwalkan pada tahun 2020 mendatang.

Jika dihitung-hitung, tambah Ketua Umum PSSAB Ir JB Siringo-ringo, revitalisasi tahup kedua akan membutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar jauh lebih besar dari biaya revitalisasi tahap pertama beserta pelaksanaan pesta syukuran yang menggunakan dana Rp 3 miliar. "Tapi itu bukan dana yang besar, jika dibandingkan dengan jumlah keturunan Ompu Tuan Situmorang yang ada saat ini. Hanya kita butuhkan kesatuan hati dan tekad," ujarnya.(Tap)
Komentar
Berita Terkini