Pdt Dr Robin Butarbutar Jenguk dan Doakan Anak Penderita Tumor Mata

Administrator Administrator
Pdt Dr Robin Butarbutar  Jenguk dan Doakan Anak Penderita Tumor Mata
Istimewa
Pdt Robinson Butarbutar didampingi Jadi Pane, SPd, Sanggam SH Bakkara dan kedua orang tua Isminadia br Samosir mendoakan Isminadia yang menderita kanker mata kiri dan akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir, Rabu (1/9/2016) di RSUP HAM.
Medan (Pelita Batak) :

Orangtua Isminadia boru Samosir (1,8) yang menderita tumor mata kiri dan mendapat perawatan di Ruang Anak RSUP Haji Adam Malik, Gomsan Samosir dan istrinya Boru Sitorus, mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Pdt Robinson Butarbutar yang sempat mendoakan anaknya ketika melawat pasien lain di ruang yang sama, Rabu (31/8).

“Saya memberanikan diri meminta pendeta yang mendoakan pasien lain untuk mendoakan juga anak kami Isminadia yang dalam keadaan tidak sadarkan diri lagi waktu itu” ujar Gomsan.

Baik Gomsan maupun istrinya mengungkapkan bahwa saat Pdt Robinson Butarbutar berdoa dengan berurai air mata, mereka sudah berfirasat bahwa anaknya Ismi sudah akan pergi.

“Ketika kulihat pendeta itu berdoa dengan meneteskan air mata, aku sudah punya keyakinan, bahwa anak kami sudah waktunya pergi,” aku ibunya Ismi Boru Sitorus.

Walau anaknya akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir, kedua orangtua Isminadia mengungkapkan rasa terimakasihnya, sebab dengan doa penyerahan dari pendeta Butarbutar, anaknya Ismi sudah sembuh dari kesakitannya.

“Kami berterimakasih kepada Pdt Butarbutar dan bersyukur kepada Tuhan Yesus yang telah mengangkat sakit anak kami dan membawanya pergi ke rumahNya di surga,” ujar Gomsan terisak yang memberitahukan bahwa anaknya sudah dikebumikan di Kampung Siregar Desa Tiga Balata Kabupaten Simalungun, Kamis (1/9/2016).

Pdt Robinson Butarbutar ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya ditelepon oleh orang tua Isminadia.

“Kepada mereka saya beri penghiburan dan penguatan agar tidak terlalu lama larut dalam kesedihan. Isminadia meninggal dalam Kristus dan dia sudah punya tempat di surga,” katanya.

Menurutnya, ke depan perlu peningkatan pelayanan kepada orang-orang yang terbeban seperti keluarga Samosir dan Keluarga Ardi Simanjuntak yang menghadapi kesulitan besar karena penyakit kanker yang menyerang anak-anak mereka.

"Seluruh pelayan di HKBP mulai dari sintua, diakones, bibelvrow dan pendeta sudah saatnya bersama-sama memberi pelayanan bagi jemaat dan orang-orang terbeban seperti mereka. Saya sendiri siap memimpin mereka menjadi pelayan-pelayan kasih," tandasnya.(TAp/rel)
Komentar
Berita Terkini