Parlindungan Purba Dorong Percepatan Tol Belmera Tersambung Tol Medan-Kualanamu

Administrator Administrator
Parlindungan Purba Dorong Percepatan Tol Belmera Tersambung Tol Medan-Kualanamu
analisadaily
Ketua komite II DPD RI Parlindungan Purba ditemani Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Medan-Kualanamu Suryadi meninjau Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi sepanjang 62 Km, Senin (1/2) sore.
Medan (Pelita Batak):
Semakin meningkatnya jumlah kendaraan yang menggunakan akses jalan tol Belmerah, kini kerap terjadi antrian panjang di pintu keluar Tanjungmorawa. Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba mendorong pemerintah untuk segera menyelesaikan pengerjaan jalur penghubung tol Medan-Kualanamu, sehingga antrian panjang bisa diurai.

"Kalau sudah jalur penghubung bisa digunakan, tentu kendaraan yang menuju Kualanamu ataupun menuju Tebingtinggi tidak menumpuk di pintu tol Tanjungmorawa ini," ujar Parlindungan yang juga Ketua Komite II DPD RI saat berada di Pintu Tol Tanjungmorawa, Jumat (25/5/2018).

Pengerjaan yang ada saat ini, menurutnya harus terus didorong sehingga segera usai dan pemanfaatan jalur penghubung segera bisa dilakukan.

Kondisi ini, kata Parlindungan akan juga berpengaruh kepada banyak aspek, terutama perekonomian. Kemudahan akses infratsuktur jalan akan menunjang mobilitas warga yang pada akhirnya bermuara kepada peningkatan perekonomian masyarakat.

Sebagaimana diketahui pemerintah menargetkan konstruksi jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi 1 (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 10,75 kilometer rampung pada April 2018.

Dengan selesainya seksi tersebut maka Tol MKTT akan tersambung dengan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) sepanjang 34 kilometer yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Tol MKTT yang pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Jasamarga Kualanamu Tol ini memiliki 7 seksi sepanjang total 61,7 kikometer dengan nilai investasi mencapai Rp 4,96 triliun. Seksi 2-6 (Kualanamu-Sei Rampah) sepanjang 41,6 kilometer telah diresmikan pengoperasiannya bersamaan dengan Tol Medan-Binjai seksi 2-3 sepanjang 10,5 kilometer oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Oktober 2017 lalu.

Sebagian konstruksi Tol MKTT dibangun menggunakan APBN sebagai dukungan pemerintah meningkatkan kelayakan finansialnya.(TAp)
Komentar
Berita Terkini