Parah! Gegara Tak Beri Pinjam 200 Ribu, Nyawa Santi Devi Malau Melayang

Administrator Administrator
Parah! Gegara Tak Beri Pinjam 200 Ribu, Nyawa Santi Devi Malau Melayang
ist|pelitabatak
Foto Santi Devi Malau semasa hidup
Tapteng (Pelita Batak):
Miris dan prihatin, ternyata tersangka DP alias IL (20) dan NN (18) yang di ketahui pasangan suami istri (pasutri) ini tega mengakiri hidup Santi Malau karena tidak memijamkan duit Rp 200 Ribu. Korban tidak memberikan uang keinginan pelaku, pelaku sangat membutuhkan uang itu, si pelaku pun emosi karena pelaku hendak pulang kampung ke Kota Medan, kampung halaman pelaku.

Keterangan ini terkait ditemukannya Santi Devi Malau, Kariawan Bank Mandiri Syariah yang meregang nyawa di kos tempat korban di ketemukan bersimbah darah (14/06/19).

"Awalnya saya cuma hendak meminjam uang kepada Santi (korban) sebanyak Rp 200 Ribu, tapi Santi tidak percaya sama saya, serta dia mengatakan tidak megang uang di tangan, kalau adapun di ATM," kata pelaku menirukan bahasa korban, sambil tertunduk malu di saat konfrensi pers yang di gelar Polres Tapteng, Rabu (19/6/2019).

Kalap, jengkel tidak di berikan sejumlah uang yang di mintanya, sipelaku DP alias IL pun mencekik korban serta mendorong korban ke dalam rumah korban dan mengunci rumah korban dari dalam.

"Setelah saya dorong Santi kedalam rumahnya sambil mencekik dengan kedua tangan saya, Santi juga langsung teriak melakukan perlawanan, karena saya takut ketahuan sama tetangga saya langsung menyeret korban ke Kamar mandi yang ada di belakang sambil menutup mulutnya dengan kain, agar tidak terdengar suara korban keluar," paparnya.

Karena posisi takut pelaku membelit leher korban dengan seutas tali jemuran sampai tidak berdaya,  tali yang sudah di kantongi pelaku seharusnya di pakai mengikat istri pelaku yang sebelumnya bertengkar sama pelaku.
 
Setelah pelaku melihat korban sudah tidak berdaya si pelaku langsung melarikan diri ke Kota Sibolga, lalu menjual HP iPone 6 milik korban dengan harga Rp 400 Ribu Rupiah. dengan bermodalkan duit hasil penjualan ponsel milik korban, si pelaku melarikan diri ke Kota Medan.(TAp|*)
Komentar
Berita Terkini