PDI Perjuangan Padangsidimpuan Laporkan Akun FB Hina Ketum PDI Perjuangan dan Presiden RI

Administrator Administrator
PDI Perjuangan Padangsidimpuan Laporkan Akun FB Hina Ketum PDI Perjuangan dan Presiden RI
Saut Togi Ritonga
Laporkan akun FB

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :  Akun Facebook Mhd Yusuf Oubis mendapatkan perhatian dari kader, simpatisan  dan struktural PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan karena diduga melakukan pelecehan terhadap Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Joko Widodo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan Taty Ariani Tambunan, SH didampingi Sekretaris Rudi Hermanto dan pengurus  partai lainnya melaporkan pelecehan tersebut ke Polres Padangsidimpuan, Kamis 23 Agustus 2018.

Taty Tambunan yang juga Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan itu menyebutkan, dalam akun FB itu, pemilik memposting gambar Megawati menggendong Presiden Jokowi dengan kain gendongan. Dalam gambar itu terlihat Jokowi sedang memakai baju warna merah berlambangkan partai.

"Saya datang ke Mapolres Sidimpuan ini untuk melaporkan warga atas nama Muhammad Yusuf Lubis, karena diduga melecehkan ketua umum kami (Megawati) dan presiden yang notabene kader partai," ujar Taty kepada wartawan di Mapolres Kota Padangsidimpuan, Jalan Serma Lian Kosong, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. 
 
Pengaduan itu berawal ketika sejumlah kader memberitahunya bahwa akun FB atas nama Muhammad Yusuf Lubis, memuat foto Megawati sedang menggendong Jokowi. Spontan, mendengar laporan itu, Taty langsung mengumpulkan sejumlah kader DPC PDIP Padangsidimpuan dan  selanjutnya dia dan sejumlah kader mengadu ke kantor polisi. 

"Saya tau ada dugaan pelecehan di Facebook itu ketika ada acara di kantor DPC PDIP Padangsidimpuan. Saat itu, sejumlah kader melaporkan ada dugaan tindakan pelecehan ," tandasnya. 

Menurut pantauan, sejak Mhd Yusuf Oubis memposting gambar tersebut, beragam komentar dari pengguna FB pun muncul.

Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya membenarkan laporan Ketua DPRD Padangsidimpuan itu. "Laporannya sudah kami terima, dan sedang dalam menyelidikan," tandasnya.(Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini