Natal Pengerja GPI Kota Medan Dihadiri 1.500 Orang, RE Nainggolan Ajak Warga GPI Ikut Perang Terhadap Sampah Plastik

Administrator Administrator
Natal Pengerja GPI Kota Medan Dihadiri 1.500 Orang, RE Nainggolan Ajak Warga GPI Ikut Perang Terhadap Sampah Plastik
Ist|pelitabatak
Tokoh Masyarakat Dr RE Nainggolan MM memberikan sambutan

Medan (Pelita Batak):

Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan MM mengajak 1.500-an Pengerja dan warga jemaat Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) wilayah Kota Medan untuk turut mengkampanyekan perang terhadap sampah plastik. Sampah plastik menimbulkan banyak masalah di tengah masyarakat, seperti munculnya berbagai penyakit akhir-akhir ini termasuk tumor dan sejenisnya.

Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada Perayaan Natal Pengerja GPI Wilayah Kota Medan, Kamis (19/12/2019) di Gedung Futsal Dispora Provinsi Sumatera Utara. Hadir sebagai penghotbah Pendeta Umum GPI Rev Dr MH Siburian,MMin, Sekjen GPI Pdt Dr J Manurung MTh, Bendahara sekaligus Kordinator Wilayah Kota Medan Pdt JW Panjaitan,STh, Pdt Dr Arifin Sihombing MSi, Ketua Panitia Pdt Drs T Parhusip, para Pembantu Umum,  Pimpinan Sidang, Guru Injil, Sintua, biro pemuda dan jemaat.

"Kita tahu bahwa inti dari Alkitab yang kita yakini sebagai firman Tuhan adalah kasih. Kasih kepada sesama, keluarga, dan juga kasih kepada lingkungan. Saat ini kita dihadapkan terhadap banyak masalah, penyakit yang tidak lazim, bahkan bencana alam. Alam dieksploitasi berlebihan bahkan kini sampah plastik diduga salah satu penyebabnya," ujar mantan Sekdaprov Sumut ini.

Nanoplastik yang kini mencemari lautan mengakibatkan tubuh ikan yang dikonsumsi masyarakat juga mengandung nanoplastik tersebut yang menjadi penyebab penyakit kanker dan penyakit mengerikan lainnya.

Untuk itu, RE Nainggolan mengajak seluruh jemaat, khususnya Pengerja yang menjadi utusan Tuhan dalam menebarkan kasih turut mengkampanyekan perang terhadap sampah plastik.

Dikatakannya, jika Pengerja dan warga jemaat GPI turut mengkampanyekan perang terhadap sampah plastik maka masa depan lingkungan akan lebih sehat. "Mari bersama menunjukkan buah kasih kita lewat kepedulian terhadap lingkungan demi masa depan anak-cucu kita," ajaknya.

Lebih lanjut dikatakan RE Nainggolan, sejarah pelayanan GPI yang dimulai Rev Renatus Siburian, juga menunjukkan kecintaan terhadap lingkungan. Setiap usai pelayanan di satu tempat, seluruh jemaat membersihkan tempat tersebut. "Bahkan sungai yang digunakan sebagai tempat baptisan selam, akan dibersihkan kembali usai pelayanan," katanya mengisahkan sejarah pelayanan pendiri GPI tersebut.

Pada kesempatan itu, RE Nainggolan juga mengatakan bahwa kharisma yang dimiliki Rev Renatus Siburian dimiliki Pendeta Umum GPI saat ini, Rev Dr MH Siburian MMin. "Setiap kotbah beliau, ada yang luar biasa. Kotbah yang memiliki kuasa, bisa kita rasakan bersama," katanya.

Ibadah natal berlangsung dengan khidmat dengan kidung pujian, liturgi, doa dan persembahan pujian. Juga diadakan pemberian ucapan syukur kepada para janda hamba Tuhan (istri hamba Tuhan).(TAp)

Komentar
Berita Terkini