Merasa Ditipu Oknum BS Masyarakat Berbagai Kelompok Akan Melapor ke Polres Toba

Administrator Administrator
Merasa Ditipu Oknum BS Masyarakat Berbagai Kelompok Akan Melapor ke Polres Toba
Maria Sitorus | Pelita Batak
Salah satu curhatan korban dugaan penipuan di akun FB

Tobasa (Pelita Batak):

Masyarakat dari berbagai kelompok dan Kecamatan mulai gerah adanya dugaan kasus penipuan dengan modus pengutipan uang iming iming akan diberi kerbau pada motif yang berbeda beda dilakukan oknum BS setahun lalu atau sekitar bulan Februari 2019.

Dugaan penipuan ini menimpa sekumpulan masyrakat Toba secara menyeluruh di setiap Kecamatan. Seluruh korban merasa diperdaya dengan alasan akan diberi bantuan kerbau dan operasional tiap bulannya, selain di iming imingi bantuan para korban juga diajak memilih salah satu calon DPR Provinsi karena dikatakan bantuan ini dari calon tersebut.

Dari  ratusan  orang yang menjadi target pelaku, ada lima puluh masyarakat yang mengadu kepada penggiat sudah menjadi korban. Kebanyakan dari korban merupakan masyarakat petani dan kurang mampu.Banyak di antaranya harus pinjam uang tetangga demi mendapat bantuan kerbau itu.

"Saya meminjam uang tersebut dari keluarga saya karena Berlianti Sitorus menjanjikan kalaw kami mau dapat bantuan kerbau tersebut maka kami harus setor uang administrasi sebesar satu juta lima ratus hingga dua juta per kelompok , saya pengen sekali menggembalakan kerbau demi membantu ekonomi,sehingga saya usahakan uangnya, ternyata kerbaunya tidak ada meski sudah setahun  kami tunggu, " demikian dipaparkan para korban seperti ibu Delfi dan B.Sitorus.

Awalnya Berlianti datang ke rumah rumah masyarakat setiap kecamatan seperti Parmaksian, Uluan dan Porsea menawarkan bantuan kerbau dan memintai uang administrasi. Modus pelaku membujuk agar masyarakat mau ikut menjadi anggota kelompok demi mendapatkan kerbau dan harus menyetor uang sebesar sekitar Rp 2 jt .

Pelaku kemudian meminta uang tersebut namun hampir setahun berselang kerbau tidak kunjung datang sehingga beberapa masyarakat yang menjadi korban mencoba meminta pertanggung jawaban namun BS malah mengajak ribut.

"Berlianti mendatangi rumah kami dan berjanji akan memberi bantuan kerbau ,
tanpa merasa curiga, kami percaya saja dan menyerahkan uang itu kepada BS, tunggu punya tunggu harap punya harap kerbau tidak kelihatan batang hidungnya meski uang itu kami serahkan setahun lalu,kami akan laporkan ini ke Polres Toba Samosir ,karena kami merasa ditipu oleh Berlianti ," ujar korban A.Lesna Sitorus .

"Pikiran saya juga ngomong, kok harus ditawar tawarkan, kesannya masuk anggota dibujuk begitu. Saya nanya bantuan dari mana kog saya bisa didatangi, eh katanya sponsornya salah satu calon DPR RI," ungkap ibu D Manurung.

Setelah berhasil mendapatkan uang itu, pelaku tidak pernah lagi komunikasi kepada korban. Kalaupun dihubungi via seluler BS selalu berkilah uang itu tidak ada padanya.

Ketika dikonfirmasi awak media ini BS marah dan mengatakan media itu bukan level nya. (Maria Sitorus)

Komentar
Berita Terkini