Kapolsek Patumbak Terus Berantas Judi,

Masyarakat Marindal Pantau Rambung Resah Beredarnya Judi Jakpot

Administrator Administrator
Masyarakat Marindal Pantau Rambung Resah Beredarnya Judi Jakpot

Medan (Pelita Batak):

Keresahan masyarakat mengenai maraknya praktek perjudian ditindak lanjuti Kapolsek Patumbak. 

Kapolsek Patumbak Kompol Dedi Junaidi mengatakan sangat berterima kasih atas informasi. Saat ini, saya baru menjabat Kapolsek di Patumbak. Tapi saya akan koordinasi dulu sama Satuan TNI yang diduga pegawas judi Jakpot di Jalan Marindal Pantai Rambung Gang Cakra V, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang. 

Takutnya adanya gesekan dari yang lain, maka itu kita mencegahnya. Kalau tindakan untuk khusus judi sudah ada disiapkan Kamtibmas. 

Kata mantan Kanit Subdit II/Ditresnarkoba Polda Sumut, Senin (9/7) pagi, kita melihat tindakan TNI kepada prajuritnya yang sudah melindungi praktek perjudian. Setelah saya sudah koordinasikan dengan Satuan TNI untuk persuasifkan bisa nggak mereka tertibkan prajuritnya, kalau tidak ada tindakan dari mereka baru kita akan ambil langkah untuk mengamankan. 

Sebelumnya, Bhabinkamtibmas sudah melakukan razia gabungan ada dari pemerintah setempat dari Lurah, muspida Kecamatan dan Satuan TNI, khusunya praktek peredaran judi. Tapi saya akan perintahkan Kanit Reskrim Polsek Patumbak untuk memastikan informasi adanya praktek judi di Jalan Marindal Pantai Rambung Gang Cakra V, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Pantauan awak media dilapangan, Minggu (8/7) sekira pukul 23.00 Wib, bahwa masyarakat di Marindal sangat resah adanya peredaran judi Jakpot dan Billiyard di kedai sampah milik AR.

Sebut saja TA (55) warga Jalan Marindal Pantai Rambung, ia sudah berkali - kali bilang kepada Kepala Lingkungan (Kepling), agar tempat judi Jakpot dan Billiyard supaya ditiadakan. Karena kedai sampah milik AR itu, telah menyediakan praktek judi Jakpot sebanyak 3 unit dan 2 meja Billayard. 

TA, meminta tolong kepada Kepolisian Polsek Patumbak, supaya mengamankan praktek perjudian di kedai sampah milik RA," katanya kepada awak media.

Sementara AR pemilik kedai sampah mengatakan bahwa salah seorang prajurit TNI yang menyediakan judi Jakpot di tempat saya ini. Kata prajurit TNI kepada AR, boleh saya buat Jakpot di sini? 

Sementara saya sudah bilang sama suami saya, supaya tidak ada Jakpot di sini," terangnya kepada awak media.(Aries)

Komentar
Berita Terkini