Kesbangpol Kabupaten Toba Samosir Siap Sukseskan Pelaksanaan Pemilu 2019

Administrator Administrator
Kesbangpol Kabupaten Toba Samosir Siap Sukseskan Pelaksanaan Pemilu 2019
Maria | PelitaBatak
Kepala Badan Kesbangpol Toba Samosir, Jhon Maurid Siagian

Pelita Batak (Tobasa):

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Toba Samosir siap untuk mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang terdiri dari Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Kepala Badan Kesbangpol Toba Samosir, Jhon Maurid Siagian  menyatakan, pihaknya memiliki program untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara pada umumnya dan Kabupaten Toba Samosir pada khususnya guna menjadikan pesta demokrasi ini berjalan tertib, aman dan lacar, serta memaksimalkan partisipasi masyarakat.

Beberapa strategi dan program kesbang diantaranya melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan hindari golput, issu sara dan hoaks di medsos serta mengajak seluruh stake holders yang ada seperti Tokoh masyarakat  adat agama, lembaga LSM, wartawan dan sebagainya ikut serta berperan sesuai fungsi masing masing ikut sukses kan pemilu dengan menggunakan hak pilih yang benar. 

Selain melakukan sosialisasi kesbang pol juga lakukan upaya sukses kan pemilu dengan pemasangan spanduk pada lokasi padat penduduk dan strategis, hal ini tentunya Kesbang Pol tidak bekerja sendiri tetapi bersama Polri, TNI sebagai pengamanan  KPU sebagai penyelenggara pemilu, Bawaslu sebagai Pengawas dan Kesbang Pol memfasilist serta penyedia logistik . 

"Kalau kita sudah berbicara tentang masalah aman dan lancar, berarti semua masyarakat menerima pelaksanaan Pemilu, untuk itu hasilnya akan terlihat pada saat pemilu tanggal 17 April mendatang bagaimana Tobasa mampu mensuksekan pemilu dengan jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) 126.541.000 jiwa di 629 TPS dengan  Caleg 257 dari 12 parpol peserta pemilu," kata Maurid  di ruang kerjanya, Senin  (25/03) ketika ditemui awak media ini. 

Dalam mewujudkan situasi tersebut, kata dia, peran pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpol di juru depan, membuat semacam pemberitahuan atau imbauan kepada masyarakat tentang perlunya pemahaman politik, perlunya pemahaman demokrasi.

"Diharapkan masyarakat mengerti dan memiliki hak. Mengerti dia tentang demokrasi, mengerti dia tentang politik dan dia memiliki hak. Kalau dia sudah punya hak, berarti dia harus ikut melaksanakan dan ikut mengamankan," ujar Maurid. (Maria Sitorus)

Komentar
Berita Terkini