"Korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD kota Padangsidimpuan untuk dilakukan identifikasi bersama keluarga ," ujar Kepala Badan penanggulangan Bencana daerah Kota Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunte.
Sementara Wakapolres Kota padangsidimpuan Kompol JW Sijabat menjelaskan, kernet pasir itu dilaporkan hanyut terseret air Sungai batang Ayumi, jalan baru Bypass jembatan Perumahan Grand Mutiara Kecamatan Psp. Tenggara Kota Padangsidimpuan pada hari Kamis tgl 04 Januari 2018 sekira pukul 11.30 Wib.
Oleh saksi (Abduk Muis), yang merupakan abang kandung mengatakan korban hendak membeli pasir, di lokasi penambangan pasir itu, sambil menunggu penambang yang lagi mengumpulkan pasir.
Sambil menunggu muatan tersebut, korban pun bersama saksi sedang mencuci bagian body truk yang kotor, entah bagaimana tiba-tiba saja korban sudah hanyut dan meminta tolong.
Sontak saja, abang korban kanget dan berusaha melakukan pertolongan. Namun usaha abangnya pun sia-sia, dan korban pun terseret arus sungai batang Ayumi yang amat deras, sehingga korban dinyatakan hilang.
Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihak kepolisian bersama TNI dan BPBD melakukan penyisiran dan pencarian di daerah sungai tersebut.
Setelah dua jam melakukan pencarian akhirnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi.
Jasad korban kemudian di bawa Ke RSUD kota padangsidimpuan untuk di lakukan identifikasi. Usai dilakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.(Saut Togi Ritonga)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified