Hadiri Natal PGIW Sumut, Edwin P Situmorang : Gereja Menjadi Wadah Edukasi Tentang Kerukunan Bagi Warga

Administrator Administrator
Hadiri Natal PGIW Sumut, Edwin P Situmorang : Gereja Menjadi Wadah Edukasi Tentang Kerukunan Bagi Warga
IST|pelitabatak
Calon anggota DPR RI Edwin P Situmorang SH MH memberikan sambutan mewakili tokoh masyarakat pada perayaan natal PGIW Sumut tahun 2018

Medan (Pelita Batak)

Ketua Umum Jubileum 150 Tahun HKBP, Edwin P. Situmorang SH MH, didaulat memberikan sambutan pada perayaan Natal Bersama Persatuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sumut, Minggu (2/12/2018) di aula kantor PGIW Jl Selamat Ketaren Medan. Gereja hadir selain memberitakan kabar baik, juga harus mampu menjadi wadah edukasi bagi warga gereja dan sekitar, bahwa membina kerukunan dalam keberagaman adalah menjadi dasar dan yang utama di negara kesatuan Republik Indonesia.

Mantan Jaksa Agung Muda bidang intelijen ini menyebutkan, bahwa peran gereja sangat strategis dalam memberikan pemahaman akan pentingnya membina kebersamaan dalam keberagaman. "Bangsa ini didirikan dengan latarbelakang keberagaman, ada suku yang berbeda, agama yang berbeda, ras dan bahasa dan budaya masing-masing daerah yang berbeda," kata pria yang juga menjadi Calon Anggota DPR RI periode 2018-2024 dari partai Nasdem di Daerah Pemilihan Sumut 1 (Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebingtinggi) usai mengikuti acara natal yang juga dihadiri  Ketua Umum PGIW Sumut Pdt. Darwis  Manurung, MPsi, Pdt. Dr. Esra Sinaga (Ketua2), Pdt. Dr. Eben Siagian (Ketua 2), Pdt. Dr. Erick Barus (Ketua 2), Pdt. Hotma Hutasoit, MTh (Sekum), Despaten Purba SE (Bendahara),  Pdt. Odogogo Larosa (Anggota), Pdt. Netinna Samosir (Anggota), (Pdt. Faat Zebua, MTh), Pdt. Robert  Saragih (Anggota), Pdt. Asal P. Tambunan (Anggota), dan Pdt. Asbond Salomo, MMin dan undangan dari berbagai denominasi gereja yang berada di bawah naungan PGI.

Untuk itulah, penggembalaan dari lembaga gereja yang ada bagi setiap warga gereja akan sangat bisa dirasakan lewat pengamalan akan firman Tuhan di tengah masyarakat. Keamanan dan ketenteraman di negara ini menjadi bagian tanggungjawab gereja. "Gereja harus hadir, baik menjaga ketenteraman maupun memberikan pengetahuan tentang hukum yang berlaku di negara ini, sehingga bisa memberikan pemahaman bagi warga gereja apa yang bisa dilakukan dan yang tidak bisa dilakukan untuk menjadi warga negara yang berkontribusi bagi bangsa yang besar ini," katanya.

Sebelumnya, acara natal dilakukan dengan kegiatan ibadah dengan menyanyikan kidung pujian dan pembacaan firman Tuhan. Dalam laporannya, ketua panitia Pdt Dr Eben Siagian mengatakan bahwa pelaksanaan natal tahun 2018 menjadi bagian dari program PGIW Sumut yang bertujuan untuk memberikan pelayanan dalam rangka memperingati lahirnya Yesus Kristus di dunia. (TAp)

Komentar
Berita Terkini