GARTEKS , FPE dan K2P KSBSI dan FSPMI Indonesia Belajar Bermedsos Bersama Tokoh Buruh Internasional di Manila

Administrator Administrator
GARTEKS , FPE dan K2P  KSBSI dan FSPMI Indonesia Belajar Bermedsos Bersama Tokoh Buruh Internasional di Manila
Ist
Foto bersama

Filipina (Pelita Batak): Digital Organizing Worhksop berlangaung selama dua hari di The B Hotel 14 Scout Rallos Street, Laging Handa ,  Quezon Xity Manila, Filipina, Selasa dan Rabu , 21- 22 Agustus 2018. Direncanakan penutupan acara akan  dilakukan hari ini  sekitar pukul 17 sore waktu setempat.


GARTEKS , FPE dan K2P  KSBSI dan FSPMI Indonesia hadir dalam kegiatan internasional tersebut. Paraduan Pakpahan dari Garteks Medan Deliserdang, kepada Pelita Batak, Rabu 22 Agustus 2018, menyebutkan sangat bangga bisa belajar bersama tokoh buruh internasional lainnya di Manila.


"Sebuah kesempatan  besar  saya dapat berpatisipasi  di acara bergengsi seperti ini. Pengetahuan yang saya dapat  agar segera dapat diimplementasikan terhadap pengurus l, anggota maupun yang belum," ujarnya.


Kegiatan ini dihadiri  dari berbagai negara seperti Indonesia , Filipina  Singapura dan Selandia Baru,  sebanyak 25 orang. Dari indonesia hadir 5 ( lima ) orang, antara lain mewakili KSBSI yaitu Paraduan Pakpahan ( FSB Garteks KSBSI Medan ) , Sufiyanto Rantedoping Gammara ( FSB FPE KSBSI Sulawesi Selatan ), Roos Diana Thuny ( K2P Maluku  ) dan 2 ( dua ) orang yang lain mewakili KSPI yaitu Kiki ( Tangerang )  dan Agung ( Bekasi ). Lalu, Patuan Samosir ( ITUC AP Singapore ) , Andrew Chick ( ITUC New Zeland ) dan 10 ( sepuluh orang ) dari Konfederasi Serikat Buruh Filipina.


Carol Beaumont , ITUC organising Lead ( pemimpin pengorganisasian Konfederasi Serikat Buruh International  Asia Pacific) dalam presentasinya menyampaikan  bahwa pengguna media sosial dari waktu ke waktu tidak pernah mengalami penurunan bahkan sebaliknya meningkat tajam. Oleh karena itu  dalam rangka peningkatan   pengaruh buruh/ pekerja dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota  harus mampu  bahkan menguasai penggunaan media sosial yang  lebih menarik dan lebih mudah dipahami sehingga pembaca ataupun pendengar lebih antusias lebih jauh ingin mengetahui manfaat menjadi anggota serikat buruh .



 Adapun jenis-jenis sosial media yang kerap digunakan oleh buruh/ pekerja , serikat buruh / serikat pekerja  adalah facebook , whatsap group , web , email , media online , short vidio   dan lain-lain. 


Lebih lanjut disampaikan Carol Beaumont , ITUC organising Lead  sebagai upaya mempercepat pengaruh buruh ada beberapa hal-hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut


1. Building membership ( membangun keanggotaan ), dengan peningkatan jumlah anggota dari waktu ke waktu. 


2. Building Leadership ( membangun kepemimpinan ), empati dan pengetahuan yang baik.


3. Building Profile ( menjelaskan  identitas SB dan apa yang SB lakukan). Serikat Buruh  harus terpublikasi  di kenal oleh stake holder ,  media , masyarakat dll.


4. Building relevance ( membangun keterkaitan ), yang kita lakukan masih relevan dengan situasi mereka ,  yang anggota sedang butuhkan.


5. Building confidence ( membangun kepercayaan diri ), lebih percaya diri , lebih bisa bicara dan melakukan. 


6. Building Success ( membangun kesuksesan ), anggota harus mengerti bagaimana arti sukses dan bagaimana cara menuju sukses. (*)

Komentar
Berita Terkini