Menghadapi kondisi perekonomian saat ini, akibat dari turunnya harga jual komoditas perkebunan, PTPN VII menerapkan program efisiensi di seluruh lini. Ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Direksi tentang Program Efisiensi yang dihadiri oleh General Manager, Kepala Bagian dan Manajer Unit wilayah Lampung pada pertemuan di Ruang Rapat Lantai I, Kantor Direksi, yang juga diikuti oleh General Manager Distrik Sumsel, General Manager Distrik Cinta Manis, General Manager Distrik Bengkulu, dan Manajer Unit Bengkulu dan Sumsel melalui fasilitas teleconference, Rabu (31/8/2016).
Dalam pengarahannya Direktur Utama PTPN VII, Andi Wibisono mengatakan "diperlukan adanya komitmen bersama untuk melakukan perbaikan disetiap bidang guna peningkatan kinerja perusahaan dan mengurangi cost secara efektif dan efisien, sehingga PTPN VII dapat lebih kompetitif dalam usaha perkebunan," terangnya.
Upaya perbaikan perusahaan dengan melaksanakan kebijakan grand strategy corporate turnaround yang meliputi: restrukturisasi keuangan (financial), restrukturisasi organisasi dan sumber daya manusia, pelaksanaan seluruh proses bisnis yang lebih governance sesuai dengan kaidah ekonomis, efektif dan efisien (3E).
Program efisiensi PTPN VII meliputi efisiensi dibidang tanaman, efisiensi di bidang teknik dan pengolahan, efisiensi di bidang sumber daya manusia, efisiensi di bidang administrasi dan umum.
"Direksi telah melaksanakan kunjungan ke beberapa Distrik dan Unit untuk melihat kinerja di lapangan (fact finding) dan memberikan pengarahan langkah strategis guna percepatan grand strategy corporate turnaround," ujar Andi.
Perusahaan dapat menghemat sekitar Rp 80 miliar melalui program efisiensi. Dengan harga jual komoditi yang belum dapat diprediksi akibat melambatnya kondisi perekonomian global, maka penerapan program efisiensi sangat diperlukan demi keberlangsungan perusahaan. Untuk itu diharapkan kontribusi nyata dalam peningkatan kinerja di masing-masing unit kerja.
Sementara itu Direktur Operasional Sukarnoto menyampaikan “sebagai langkah nyata terhitung 1 September 2016, PTPN VII telah menerapkan e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa yang diharapkan akan mendapatkan harga yang kompetitif dengan memperhatikan prinsip good corporate governance," tambah Sukarnoto.
Pada sesi tanya jawab General Manager Distrik, Kepala Bagian dan Manajer Unit menyambut baik program efisiensi tersebut dan berkomitmen segera menerapkannya di unit kerja masing-masing. (HUMAS/TAp)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified