Kursus Kader Pemuda Gereja DPD GAMKI

Edwin Pamimpin Situmorang: Indonesia Krisis Pemimpin, Korupsi Seolah-olah Perbuatan Bergengsi

Administrator Administrator
Edwin Pamimpin Situmorang: Indonesia Krisis Pemimpin, Korupsi Seolah-olah Perbuatan Bergengsi
IST|pelitabatak
Edwin P Situmorang, SH., MH

Medan (Pelita Batak):

Bangsa Indonesia mengalami krisis pemimpin. Pasalnya, para pejabat tidak ada jera-jeranya untuk korupsi. Seolah-olah korupsi bukan perbuatan hina, tapi bergengsi sehingga dikejar-kejar.


Di contohkan, sejak tahun 2004-2018, sudah 867 kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala lembaga/kementerian, gubernur, duta besar, kepala daerah, pejabat eselon I, II, III, polisi, komisioner, hakim, jaksa, pengacara, swasta, korporasi dan lainnya.

"Selama Januari-Oktober saja, sudah 25 orang gubernur dan kepala daerah (bupati/wali kota) diciduk KPK," kata Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung Edwin Pamimpin Situmorang, SH., MH., saat menjadi pembicara pada kursus kader pemuda gereja yang dilaksanakan DPD GAMKI Sumut bekerjasama dengan Dispora Sumut, Jumat (23/11/2018) di hotel Grand Antares, Medan.

Edwin melihat, meski tersangka korupsi sudah mengenakan rompi oranye KPK,  seperti tidak ada penyesalan dari raut wajah mereka. Bahkan ketika bebas dari masa hukuman justru ada masyarakat menyambut seperti pahlawan.

Menurut dia, banyaknya pejabat korup karena integritasnya lemah,  tamak,  pengaruh biaya politik mahal dan materialistis. Padahal pejabat yang dilantik terlebih dahulu diambil sumpah/janji kepada Tuhan, tapi dilanggar juga.

Dijelaskannya, ada dua langkah pemberantasan korupsi, yakni cara represif (tindakan hukum) dan preventif (pencegahan). Dia berpendapat, cara represif  kesannya hanya sebagai softerapi atau efek kejut. "Penjaranya saja sudah seperti hotel, tidak heran kalau hidup mereka nyaman. Seharusnya dihukum seberat-beratnya dan dibarengi dengan pemiskinan koruptor. Dalam pencegahan korupsi, sistim pengawasan penggunaan uang negara harus diperketat," harapnya.

Pada kesempatan itu, mantan Ketua Umum Nasional Jubileum 150 tahun HKBP ini, berpesan kepada para pemuda GAMKI bahwa kondisi seperti ini adalah tantangan besar bagi pemuda. "Makanya, para pemuda jangan salah pilih calon pemimpin dan calon legislatornya, agar penderitaan rakyat yang diakibatkan koruptur tidak berkepanjangan," tegasnya.

Turut hadir Ketua DPD GAMKI Sumut Landen Marbun SH, Sekretaris Alfan Sihombing SH,  Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi, Praeses HKBP Distrik Persiapan Medan Utara Pdt Abed Nego Sitompul, mantan Ketua DPP GAMKI Pusat Sahat Sinaga, Ketua PGIW Sumut Pdt Dr Eben Siagian,  Dr Budiman Sinaga, senioren GAMKI Ir Ronald Naibaho, Ketua DPC GAMKI Medan Parulian Tampubolon. Ketua panitia Tigor Simarmata, Daulat Sinaga, Irene Sinaga dan lainnya. (SIB|TAp)

Komentar
Berita Terkini