Dinsos Naker Tapsel Tuding Pendamping PKH Diduga Lakukan Pemotongan

Administrator Administrator
Dinsos Naker Tapsel Tuding Pendamping PKH Diduga Lakukan Pemotongan
Saut Togi Ritonga
Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH)," ujar Porang Pane, Sektetaris Dinas Sosial Daerah Tapanuli Selatan

Tapanuli Selatan (Pelita Batak) : Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan kesal tindakan oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH)  berinisial RAS yang diduga praktik Pungli atau pungutan liar.


"Apalagi praktiknya terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH)," ujar Porang Pane, Sektetaris Dinas Sosial Daerah Tapanuli Selatan kepada wartawan di Sipirok, Sabtu 11 Agustus 2018.


Dikatakannya, Pemkab Tapanuli Selatan tidak mentolelir siapapun apabila ada oknum pendamping PKH yang berani Pungli. "Kita mendorong aparat penegak hukum mengambil langkah selanjutnya," katanya.


Sebelumnya,  santer dikabarkan sebanyak 14 orang warga masyarakat lingkungan I/Lorong Huta Jae, Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Angkola Selatan merasa keberatan uang PKH selama dua periode pada tahun 2018 sudah tidak menerima lagi.


"Informasi kita dapat mereka 'dicoret' peserta PKH oleh oknum RAS akibat diduga tidak 'menyetorkan' uang masing-masing seratus ribu," kata mantan Kabag Humas/Protokol Tapsel menyebut sesuai isi surat diterima dari organisasi kemasyarakatan Laskar Merah Putih Tapanuli Selatan.


Ke 14 warga yang merasa keberatan namanya dicoret sebagai peserta PKH tersebut yaitu Verawati Marbun, Marintan Sitompul, Dermawan Tinambunan, Rinda Simatupang, Karolina Sitorus, Hetti Krismawati Ritonga, Adelina Manullang, Dermawan Hutabarat, Ramina Teresia Tinambunan, Rusliana Sipahutar, Lannida Sitompul, Damiana Dameria Waruwu, Arni Selvia Marbun, dan Luse Tiur Marlina Sitompul, sementara ke 14 warga itu layak KPM untuk menerima PKH.


Oknum RAS tambahnya, sudah dua kali diberi surat peringatan (SP) oleh Dinsos, tiga kali dapat SP oknum tersebut dapat dipecat dari pendamping PKH.(Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini