Diduga Saingan Nomor Urut, Caleg PKB Nyaris Diculik

Administrator Administrator
Diduga Saingan Nomor Urut, Caleg PKB Nyaris Diculik
Aries Fernando Manalu|pelitabatak
Dodi Krisna Adi Jaya Siregar (36) Caleg DPRD Medan melaporkan ke Polsek Patumbak terkait kasus pemukulan

Medan (Pelita Batak):

Diduga menaruh dedam karena tak bisa mencalonkan menjadi Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Dodi Krisna Adi Jaya Siregar (36) warga Jalan Pendidikan No. 101, Kelurahan Indra Kasi, Kematan Medan Tebung ini babak belur dan nyaris diculik sekelopok pemuda, Rabu (18/7) sekira pukul 17.00 Wib.

Kepada awak media, korban Dodi Krisna Adi Jaya Siregar menceritakan peristiwa penganiayaan itu berawal ketika itu korban datang ke kantor Kesekretariatan DPC PKB Kota Medan di Jalan Panglima Denai Medan.

Belum lagi masuk ke kantor Kesekretariatan DPC PKB Kota Medan tersebut, tiba - tiba pelaku yang diketahui bernama Amdan Simbolon yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemenang Pemilu (LPP) Partai PKB bersama ketujuh orang itu diketahui sebagai pereman yang sewa pelaku langsung menghampiri korban dan langsung memukuli korban dengan membabibuta.

"Saya pun ditarik dengan paksa untuk masuk ke mobil yang saat itu, saya parkirkan di SPBU dekat Terminal Amplas. Saya diseret dan dipukuli dan mereka juga merampas kunci kontak mobil serta Handphone saya," ungkap saat berada di Mapolsek Patumbak.

Beruntung, pada saat korban Hendak dimasukkan ke dalam mobil, teman - teman melihat kejadian itu dan lalu mengejar pelaku. Karena teman - teman korban melihat, dan langsung mendatangi para pelaku. Setelah itu, pelaku lari dengan cepat, supaya menghindar dari balasan teman - teman korban. Teman - teman korban pun langsung membawa Dodi Krisna ke dalam Sekretariat DPC PKB Medan dalam keadaan babak belur.

"Saya menduga kejadian ini ada kaitannya dengan nomor urut Caleg sebagai anggota DPRD Kota, dia (Pelaku/red) telah ditetapkan sebagai Caleg dari partai PKB dengan nomor urut II Dapil IV, merasa kurang puas dengan nomor yang di dapatnya, kemudian pelaku meminta supaya menganti nomor urutnya menjadi nomo urut I, sedangkan nomor urut I telah dimiliki oleh Wakil Sekretaris  DPW Sumut," sebutnya.

Sambung, Dodi menjelaskan selama ini antara korban dengan pelaku adalah temman baik selama di Partai PKB. "Selama ini hubungan pertemanan kami baik - baik saja, peristiwa ini ada kaitannya dengan nomor Caleg yang pelaku terima," tuturnya.

Akibat peristiwa penganiayaan itu, korban terkapar dan nyaris pingsan. "Saya nyaris pingsan akibat dipukul pelaju secara beramai - ramai," katanya.

Kalau teman yang dibawa pelaku itu adalah orang satu partai, pastilah saya kenal dengan mereka ini hanya Hamdan saja yang saya kenal. "Saya menduga tujuh orang itu merupakan pereman yang dibanyar oleh Hamdan Simbolon untuk memukuli saya," pungkas Dodi sembari menjukkan Nomor : STPL/408/VII/2018/SU/Polrestabes Medan/Sek Patumbak. 

Korban berharap agar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai PKB Sumut segera mungkin melakukan pemecatan terhap pelaku. Supaya pihak Kepolisian Polsek Patumbak secepatnya meringkus pelaku dan ada efek jera terhadap pelaku dan diproses dengan hukum yang berlaku.(Aries)

Komentar
Berita Terkini