Catatan Djalan Sihombing SH Jelang Sinode Godang HKBP (Bagian Kedua): Solusi Terbaik 'Manjomput Na Sinurat'

Administrator Administrator
Catatan Djalan Sihombing SH Jelang Sinode Godang HKBP (Bagian Kedua): Solusi Terbaik 'Manjomput Na Sinurat'
Facebook
Djalan Sihombing SH (ketiga dari kiri), bersama tokoh Sihombing, antara lain mantan Bupati Humbahas Maddin Sihombing (kedua dari kiri)

Sebaiknya, HKBP berbenah diri ke depan agar tidak terjadi pemilihan mirip pemilukada. Penjaringan menjadi Ephorus harus dari bawah. Tidak perlu ada biaya dan Tim Pemenangan. Bila mau jadi Ephorus, jadilah teladan Yesus. Pucuk Pimpinan yang "Imago Dei-gambaran Allah).

Kita boleh belajar dan mencontoh pemilihan Pucuk Pimpinan (PP) HKI yang dilaksanakan tanggal 20-23 Agustus 2015 di Suka Makmur Deliserdang. Pemilihan PP HKI dengan sistem "Manjomput na sinurat/cabut undi). Saya yakin, dengan sistem ini tidak ada balas jasa atau balas dendam (maaf...maaf... maaf, sebagai manusia hal ini bisa terjadi karena sistem pemilihan menggunakan Tim Pemenangan dan biaya besar). Tidak ada salahnya mencontoh hal yang baik.

Semoga Sinode Godang HKBP lancar dan Tuhan yang bekerja melalui Roh Kudus. Biarlah Roh Kudus mengetok hati peserta Sinode Godang agar memilih dengan hati yang tulus dan jujur tanpa dipengaruhi duniawi.

(Penulis adalah jemaat HKBP, yang juga menjabat sebagai Sekjen Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI), Ketua Komisi Hukum DPP Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), dan Ketua Divisi Non Litigasi LPBH Yayasan Komunikasi Indonesia.)


Tag:

Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini