Asyik, Pak Wali Terima Sertifikat SMM ISO 9001:2015 Dari Menaker

Administrator Administrator
Asyik, Pak Wali Terima Sertifikat SMM ISO 9001:2015 Dari Menaker

Jakarta (Pelita Batak) :
Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi S MSi menerima Sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 2001:2015 di bidang penempatan dari Kementrian  Ketenagaankerja  Republik Indnesia di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta, Jumat (23/9/2016). Sertifikat ini diberikan atas keberhasilan Wali Kota dalam mendorong Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Medan sehingga lulus SMM ISO 9001:2001 terutama dalam pelayanan kartu kuning (AK1) atau kartu pencari kerja.

Penyerahan sertifikat ini dilakukan Menteri Tenaga Republik Indonesia,M Hanif Dhakiri  diwakili Sekjen Kementrian Tenaga Kerja, Abdul Wahab Bangkona pada acara pembukaan Job Fair Nasional. Keberhasilan menerima serifikat ini setelah melalui audit ekstenal yang dilakukan oleh lembaga independen.

Selain Disosnkaer Kota Medan, sejumlah Disosnaker lainnya seperti Disosnker Kota Bogor, Disosnaker Kota  Bandar Lampung, Disosnaker Kota Pangkalpinang, Disosnaker Kota Denpasar, Disosnaker Kota Kupang, Disosnaker Kabupaten Pemalang, Disosnaker Kabupaten Kebumen, Disosnaker Kabupaten Kebumen,serta  Disosnaker Kabupaten Wonogiri juga mendapatkan Sertifikat SMM ISO 2001:2015

Sekjen Kementrian Tenaga Kerja RI, Abdul Wahab mengatakan, Kementrin Tenaga Kerja (Kemenaker) dalkam upaya menekan angka pengangguran setipa tahunnya mengagendakan Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) Nasional bekerjasama dengan PT Jakarta International Expo. Tujuannya untuk memfasilitasi para pencari kerj untuk mempeoleh informasi lowongan  sesuai, minat, bakat dan kemampuan.

Langkah ini dilakukan, jelas Bangkona, guna membantu perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas, terampil dn professional. Saat ini berdasarkan data BPS pada Februari 206, tingkat pengangguran terbuka turun hingga mencapai 7,02 juta orang atau 5,5 persen. Jika dibandingkan dengan Februari 2015 yang mencapai 7,45 juta orng sekitar 5,81 persen atau terjadi penurunn sebesar 0,31 persen.

Di acara pembukaan Job Fair ini, Kemneterian Ketenagakerjaan juga melakukan penndatanganan MoU dengan Kementrin Pendidikan dn Kebudayaan serta Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentng pembentukan bursa kerja dan pendataan penempatan tenaga kerj serta pemandun penyelenggaraan bursa kerja di satuan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

“Sinergi antar kementrian ini merupakan upaya mendekatkan dunia pendidikn dengan duni ausaha yang akan mempercepat penempatan kerja. Itu sebabnya dalam Job Fair ini, kita mengusung tema Sinergitas antara pemerinta, swasta dan masyarakat dalam mencapai 2 juta penempatan kerja tahun 2016,” kata Bangkona.

Selain memberikan aprsiasi kepada dinas yang membidangi ketenagakerjaan yang telah memberikan pelayanan terbaik, trmasuk Disosnaker Kota Medan sehingga mendapatkan setifikat SMM ISO 9001:2015 tentang pelayanan, Kemenaker juga memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah mempekerjakan penyandan disabilitas.

“Hal ini menunjukkan pemerintah sangat peduli dan terus berupaya dalam pemenuhunan hak-hak penyandang disabikitas ditempat kerja,” ungkap Bangkona.

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Kadissosnaker Kota Medan, Syarif Amansyah Lubis berhrap dengan penerimaan sertifikat ISO 9001:2015 ini, seluruh jajaran Disosnaker semakin bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan di bidang ketenagakerjaan. Eldin tidak mau penerimaan serifikat ini langsung membut jajaran Disosnaker Kota Medan langsung berpuas diri.

Diungkapkan Wali Kota, jumlah pencari kerja di Kota Medan setiap tahunnya mengalami penurunan sesuai data yang peroleh dari Disosnaker Kota Medan. Berdasarkan data kartu Ak1 yang telah dikeluarkan Disosnaker, tahun 2014 jumlah tenaga kerja mencapai 4.659 orang. Tahun 2015 mengalami penurunan menjadi 3.127 orang.

"Untuk tahun 2016 sampai bulan Agustus 2016, jumlah pencari kerja tercatat 1.810 orang. Untuk itu kita harapkan Disosnaker Kota Medan terus bekerja keras dalam memberikan pelayanan di bidang tenaga kerja. Terus jalin sinergitas dengan perusahaan-perusahaan yang ada, sehingga peluang para pencari kerja untuk mendapatkan lapangan kerja semakin terbuka,” ujar Eldin.

Di samping itu Eldin minta Disosneker terus memberikan peltihan-pelatihan ketenagakerjaan kepada angkatan kerja yang ada. Dengan demikian angkatan kerja yang ada memiliki skill dan siap untuk mengisi lapangan kerja yang tersedia. “Di samping itu kita terus menjalin kerja sama antar kota maupun negara guna mengundang para investor untuk berinvestasi guna membuka selebar-lebarnya lapangan kerja,” jelasnya. (TAp/Rel)

Komentar
Berita Terkini