Terkait Siswa 'Siluman' di Sumut, Armaya Siregar : Layak Dibawa ke Jalur Hukum

Administrator Administrator
Terkait Siswa 'Siluman' di Sumut, Armaya Siregar : Layak Dibawa ke Jalur Hukum
ist|Pelitabatak
Armaya Siregar

Medan (Pelita Batak):

Polemik penerimaan peserta didik baru tingkat SMA di Sumut akhir-akhir ini menyita perhatian masyarakat. Meski kecurangan sudah berulang setiap tahun, belum ada tindakan tegas secara hukum kepada kepala sekolah maupun orangtua siswa.

Dilatarbelakangi telah berulang, bahkan bertahun-tahun terjadinya 'jual-beli' kursi SMA sederajat sudah sepantasnya pihak berwajib menindaklajuti kasus ini. "Apalagi dengan adanya orangtua siswa 'siluman' yang mengaku memberikan sejumlah uang agar anaknya masuk di salah satu sekolah negeri, patut menjadi alasan penegak hukum mendalaminya," ujar Pengamat Pendidikan Sumut Armaya Siregar kepada PelitaBatak, Selasa (19/9/2017).

Kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan harus bertanggunjawab. Karena sangat disayangkan ketika Gubernur Sumut membanggakan sistem online untuk penerimaan siswa baru justru dimanfaatkan atau dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertenggungjawab tersebut.

"Kita patut curiga kalau kondisi ini sesungguhnya diketahui Kepala Dinas Pendidikan, namun justru dibiarkan," ujarnya.

Padahal sudah jelas aturan tentang jumlah rombongan belajar di SMA Negeri. Dan setiap sekolah wajib melaporkan jumlah anak didiknya dan juga pengiriman nama-nama siswa untuk mendaftarkan nomor induk siswa.

"Jadi kepala dinas provinsi harus ikut bertanggungjawab," ujarnya.

Untuk itulah, Armaya sangat berharap agar persoalan ini tidak berlalu begitu saja. Melainkan ditindaklanjuti yang berwajib baik tim saber pungli maupun Kejaksaan. (TAp)

Komentar
Berita Terkini