Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Parlilitan Gelar Acara Penyerahan Siswa/i Baru Oleh Orangtua

Administrator Administrator
Sekolah Menengah Atas Negeri  1 Parlilitan Gelar Acara Penyerahan Siswa/i Baru Oleh Orangtua
Abed Ritonga
Orangtua menyerahkan siswa ke sekolah

 Parlilitan(Pelita Batak): SMA Negeri Parlilitan menggelar acara penyerahan siswa oleh orangtua kepada siswa, mengawali tahun ajaran baru 2017-2018.

Dalam acara tersebut dua orang peserta didik baru, yakni satu orang laki-laki dan satu orang perempuan, mewakili seluruh peserta didik baru secara simbolik diserahkan oleh orangtua masing-masing kepada pihak sekolah dengan menandatangani surat pernyataan yang pada intinya semua pihak (sekolah, siswa dan orang tua) masing-masing bersedia menjalani komitmen bersama, yaitu mematuhi semua peraturan yang berlaku di sekolah tersebut.

Kepala sekolah SMAN 1 Panutur Simorangkir, Spd dalam sambutannya mengatakan, selamat datang kepada orangtua siswa serta peserta didik yang baru.

 Disampaikan bahwa, tujuan orang tua diundang bersama anak didik baru pada hari pertama masuk sekolah adalah untuk  menjalin ikatan/hubungan emosianal antara orangtua dengan pihak sekolah serta meyakinkan para orangtua bahwa antara guru dan orangtua adalah sisada anak sisada boru (merasa saling memiliki) terhadap anak didik. Oleh karena itu, kedua belah pihak sama-sama memiliki tanggung jawab terhadap anak didik tersebut.

"Kita mau meyakinkan orangtua bahwa civitas akademika serta seluruh staf di SMA satu Parlilitan, menyatakan bahwa pada  hari ini akan setia dengan komitmen kita. Nang pe hamu amang inang namanubuhon, dohot do hami nampuna dakdanak on (walaupun anda sebagai orangtua yang melahirkan kami juga turut merasa memiliki, red). Maka kami akan melakukan aturan-aturan yang berlaku yang telah tertuang di dalam buku saku tata tertib SMA negeri satu Parlilitan," kata Panutur yang terkadang menggunakan bahasa daerah.

Lebih lanjut Panutur mengatakan, ketika aturan-aturan tersebut dijelaskan kepada orang tua, maka pada saat anak didik dikenakan sangsi akibat aturan yang dilanggar, diharapkan orangtua tidak salah sangka atau menuduh pihak sekolah bertindak sepihak dan ramai-ramai demo ke sekolah.

"Jadi, tidak  ada dusta di antara kita. Kita harus menjalankan komitmen yang telah kita sepakati hari ini," imbuhnya.

Panutur menambahkan, bahwa sebanyak tigapuluh dua orang tenaga pendidik yang ada di lingkungannya dimana, lima di antaranya adalah tata usaha akan bekerja dengan baik serta bekerja dengan hati yang tulus untuk mendidik anak-anak yang telah dititipkan kepada mereka. 

"Kami akan bekerja dengan hati. Dan saya selalu tekankan kepada rekan-rekan saya untuk berlaku jujur serta jangan bersungut-sungut," ujarnya.

Sementara itu, Asben Purba, mewakili seluruh orangtua siswa menyambut baik acara tersebut serta menyatakan kesediaan para orangtua murid untuk menjalani komitmen yang telah disepakati yakni, bersama membimbing anak untuk mematuhi semua aturan yang ada.

Dia merasa bangga dan berterima kasih karena anak-anak bisa diterima menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Parlilitan.

"Terimakasih pak, kami titip anak kami untuk dididik dan dibina di sekolah kita ini," kata Asben. Dia juga mengungkapkan bahwa dalam tiga tahun terakhir sekolah tersebut mengalami peningkatan yang luar biasa dibanding tahun-tahun sebelumya. Karena itu dia optimis ke depan, di bawah kepemimpinan Panutur Simorangkir sekolah tersebut dapat menjadi sekolah unggulan.

"Semoga bapak kepala sekolah selalu sehat dan diberkati Tuhan dalam menjalankan tugas," tandasnya.

Diketahui tahun ini adalah terbanyak lulusan dari sekolah tersebut yang masuk ke jenjang perguruan tinggi. 

Sebanyak 20 orang berhasil diterima masuk perguruan tinggi negeri dan swasta favorit. (Abed Ritonga)

Komentar
Berita Terkini