Jakarta (Pelita Batak) : Kapal Gili Cat 2 yang ditumpangi 35 wisawatan asing dan 4 orang ABK kecelakaan di Pelabuhan Padangbai Bali Kamis, 15 September 2016. Kapolres Karangasem Bali AKBP Sugeng Sudarso menyebut kapal itu meledak diduga karena tabung BBM bocor.
"Bukan terbakar, meledak, ada ledakan," kata Kapolres Karangasem Bali AKBP Sugeng Sudarso, Jumat, 16 September 2016.
"Dugaan sementara dari hasil labfor, kemungkinan adanya kebocoran tabung BBM, sehingga karena kena panas kan BBM itu menguap dari lubang kebocoran itu, uapnya itu terakumulasi di bawah dek kapal," imbuhnya.
Menurut Sugeng, BBM yang menguap itu disebabkan juga karena cuaca yang panas, sehingga menimbulkan percikan diduga dari lampu kapal. Percikan api itulah menyambar ke bawah dek lalu memicu ledakan.
"Karena deknya kan dari ujung kapal sampai ujung kapal, deknya satu menyatu. Di bawah kapal itu kan ada ruang kosong, nah itu. Itu nanti yang akan di pastikan lagi oleh Puslabfor, apa yang memicu meledak itu. Sementara itu (kebocoran BBM -red)," paparnya.
Sugeng menyebut ada dua orang korban meninggal, salah satunya WN Austria. Namun data itu berbeda dengan yang dirilis pihak Syahbandar maupun BNPB.
" Kapal dari kemarin sudah kita pinggirkan di dermaga, kita sudah lakukan olah TKP di kapalnya. Dicek semuanya, termasuk hari ini kita olah TKP lanjutan," ucapnya.
Kepala Biro dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamurahardjo menambahkan korban tewas kebanyakan warga negara Inggris. Sejumlah korban saat ini sudah dibawa ke beberapa rumah sakit di Bali.
"Adapun penyebab kecelakaan kapal, saat ini belum dapat disimpulkan. Untuk penyebab kecelakaan sepenuhnya diserahkan kepada KNKT yang memiliki wewenang penyidikan terhadap penyebab kecelakaan kapal," kata Hemi Pamurahardjo.
"Jumlah korban paling banyak adalah warga negara Inggris dan sisanya merupakan warga negara Spanyol, Perancis, Italia, Portugal, dan Irlandia. Untuk penanganan sejumlah korban langsung dilarikan ke RSUD Klungkung, Puskesmas Ulakan, dan RS BMC Padangbai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," lanjutnya.
Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Padangbai Bali menuju Gili Trawangan, NTB pada pukul 09.25 Wita pagi tadi. Setelah 10 menit keberangkatan, sekitar 500 meter dari pelabuhan, speed boat mengalami letupan di bagian kursi penumpang bagian belakang di perairan Padangbai, Tanjungsari, Bali.
Berikut data 35 penumpang dan 4 ABK berdasarkan manifes dari syahbandar Padangbai yang dirilis BNPB:
1. Roberto Domingo Semera asal Spanyol.
2. Sara Isabel Galdeano Vili asal Spanyol.
3. Mrs Naila Khan asal Inggris.
4. Mr Sabrina Khan asal Inggris.
5. Mr Muhammed Athif asal Inggris.
6. Anahita Boudetetminani asal Prancis.
7. Margaux Deljehier asal Prancis.
8. Alvarin Miranda asal Inggris.
9. Eduarda Carvalho asal Inggris.
10. Charroin Emelie asal Prancis.
11. Galli Florian asal Prancis.
12. Vanessa Pascual asal Italia.
13. Jose Miguel Pena asal Italia.
14. Tulk Lisan asal Inggris.
15. Compagne Emile asal Inggris.
16. Yuliya Patseyeva asal Italia.
17. Luca Morolli asal Italia.
18. Cipolla Fabrizio asal Inggris.
19. Rivalta Valeria asal Inggris.
20. Tania Malvero asal Italia.
21. Carlos Silva asal Italia.
22. Mr. Niall Noonan asal Irlandia
23. Mrs. Nial Noonan asal irlandia.
24. Laura Maria asal inggris.
25. Florian Cina asal inggris.
26. Louis Cozon asal inggris.
27. Louis Cozon asal inggris.
28. Nicole Grath asal oseania.
29. Harald Puschnik asal oseania.
30. Kathrin Zefferer asal inggris.
31. Manuel Muehlbacher asal inggris.
32. Mr. Yolande Dousson asal inggris.
33. Mrs. Yolande Dousson asal inggris.
34. Mr. Degenheart asal jerman.
35. Mrs. Degenheart asal jerman.
Nama ABK :
1. Totok Wasito (nakoda) WNI.
2. Sugiarto (KKM) WNI.
3. Nyoman Supartika (Deckhand) WNI.
4. Kadek Kris (Deckhand) WNI
(R4/dtc)