Ephorus HKBP Pdt Darwin L Tobing Dukung Penuh Pembangunan Pariwisata Danau Toba

Administrator Administrator
Ephorus HKBP Pdt Darwin L Tobing Dukung Penuh Pembangunan Pariwisata Danau Toba
Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin L Tobing berdiskusi dengan Maruarar Sirait
Siborong-borong (Pelita Batak) :

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pendeta Dr Darwin L Tobing, mendukung penuh pembangunan Danau Toba yang dicanangkan dan dilakukan oleh Presiden Jokowi. Apalagi Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata utama di Indonesia. Darwin pun meminta warga untuk turut menukungnya dengan meningkatkan SDM dalam rangka mengembangkan pariwisata Danau Toba.

Hal ini disampaikan Darwin dalam jamuan dan ramah tamah dengan tokoh nasional yang digelar Tigor di Siborong-borong Tapanuli Utara, Jumat malam (23/9/2016). Hadir dalam jamuan dan ramah tamah ini sekitar 500 orang. Sementara tokoh nasional yang hadir, selain Darwin adalah anggota DPR Maruarar Sirait dan Nico Siahaan, artis nasional Edo Kondologit serta Basar Simanjuntak dan Rolas Sitinjak. Hadir juga Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan.

Dalam kesempatan ini, Maruarar juga menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo sangat perhatian dengan pembangunan Danau Toba sebagai salah satu tujuan utama wisata di Indonesia. Karena itu, ia mengajak masyarakat Sumatera Utara agar benar-benar memanfaatkan perhatian pemerintah pusat ini untuk bersama-sama semakin serius mengembangkan danau terbesar di Indonesia itu sebagai destinasi wisata unggulan. 

"Presiden Jokowi telah melakukan langkah signifikan dalam pengembangan Danau Toba, sehingga masyarakat Sumut pun sudah semestinya berusaha lebih keras lagi. Belum pernah ada Presiden yang melakukan kerja selama empat hari. Saya mendampingi Presiden ke Nias, Sibolga, Tobasa, Tapanuli Utara serta ke Samosir," ungkap Maruarar.

Maruarar mengajak para pemuda di Tapanuli untuk mempersipakan diri dalam pemberdayaan ekonomi. Misalnya dengan membangun resturant dan mengembangkan binis travel. Di saat yang sama, keterampilan pemuda juga harus ditingkatkan, termasuk kemampuan para pengrajin.

"Hendaknya dipersiapkan sumber daya manusianya. Ke depan ekonomi akan terbuka dan akan menciptakan peluang bagi para pemuda," ungkap Maruarar.

Diketahui, Edward Tigor Siahaan merupakan fotografer sukses. Berangkat dari Tapanuli Utara ke Jakarta pada tahun 1984, ia mulai menggeluti dunia fotografi ada tahun 1985. 

Pada tahun 1990, Tigor mulai berkarier di bidang corporate photography, dan pada tahun ahun 1993 ia memperdalam ilmu fotografi di Central Saint Martin College of Art and Design, London. Sekembalinya dari London, ia mendirikan TIMES Communication Agency yang menspesialisasikan diri memberikan layanan below the line kepada perusahaan-perusahaan papan atas.

Meski sukses, Edward tak melupakan kampung halaman. Pada tahun 2013, ia kembali ke Siborong-borong dan mulai mengabdi kepada masyarakat Tapanuli Utara. ia pun mendirikan kursus bahasa Inggris, kursus fotografi, pelatihan karate untuk warga. Semua itu diarahkan untuk membangun karakter dan mental yang kuat warga. 

"Kita bantu orang kampung, menginspirasi mereka. Untuk memberi inspirasi mereka itu harus dialog langsung secara sejajar sehinga dianggap sebagai teman mereka. Bukan dengan cara menggururi," kata Tigor. (R24/rel)
Komentar
Berita Terkini